Kanayah Rela Tabungan Uang Jajan Disumbangkan Beli APD Medis

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 18 April 2020 - 16:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kanayah memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Caritas Keuskupan Maumere, Sabtu (18/4)

Kanayah memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Caritas Keuskupan Maumere, Sabtu (18/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Kanayah, pelajar Kelas 3 SDI Wairklau, patut menjadi contoh. Dia rela menyumbangkan tabungan uang jajan untuk dibelikan alat pelindung diri (APD) medis.

Bocah cilik berusia 9 tahun datang ke Caritas Keuskupan Maumere, Sabtu (18/4), sekitar pukul 13.00 Wita. Dia membawa tiga tabungan berbentuk silinder. Bocah ini diantar ayahnya, seorang anggota Polres Sikka.

Di Caritas, Kanayah menyampaikan maksud kedatangannya. Kemudian dia menyerahkan tabungan kepada Helena Pareira, aktifis Caritas. Tiga tabungan langsung dipecahkan, dan dihitung jumlahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 2 jenis uang, dalam bentuk uang ketong dan uang kertas. Uang ketong dari semua jenis pecahan, demikian pun uang kertas, kecuali pecahan Rp 100.000 yang tidak ada.

Baca Juga :  Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sudah 2 tahun Kanayah menabung. Biasanya dia menyisihkan uang jajan, atau kalau menemani ibunya ke pasar, uang kembalian belanja, langsung dia tabung.

Awalnya dia merencanakan membeli koper untuk menyimpan mainannya. Namun pikirannya berubah ketika dia menonton berita di televisi terkait informasi tentang virus corona yang sedang mewabah.

Kanayah mengaku prihatin dengan petugas medis yang menangani pasien Covid 19. Dia membayangkan para dokter dan perawat yang menangani pasien rentan tertular, apalagi kalau tidak dilengkapi APD. Apalagi dari berita dan informasi yang dia dengar, daerah ini masih kekurangan APD.

“Tim medis kekurangan APD. Padahal mereka itu yang membantu merawat kita. Kalau tidak ada APD mereka bisa terpapar,” ungkap Kanayah kepada wartawan.

Baca Juga :  Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Dia mengaku niat untuk memberikan tabungannya, lahir atas inisiatif sendiri. Setelah yakin dengan keputusannya, dia pun menyampaikan itu kepada orangtuanya. Dan orangtuanya memberikan dukungan atas kepedulian Kanayah.

Setelah dihitung uang tabungannya, semua berjumlah Rp 741.500. Jumlah ini masih terlalu sedikit untuk membeli APD medis. Namun kepedulian dan rasa prihatin, serta kerelaannya menyumbangkan uang jajan, nilainya sangat besar.

Kanayah yang cakap berdiplomasi ini, mengajak para pelajar di Kabupaten Sikka untuk menyisihkan uang jajan, dan menyumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Buat dia, berbagi kepada sesama, baik dari kelebihan maupun dari kekurangan merupakan sesuatu yang disyukuri.*** (eny)

Berita Terkait

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:21 WITA

Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:33 WITA

Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Berita Terbaru

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA