Rabies Mengancam, Sudah Terjadi 720 Gigitan Anjing

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 1 September 2018 - 13:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 67 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sikka Hengki Sali

Foto: Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sikka Hengki Sali

Maumere-SuaraSikka.com: Penyakit rabies atau anjing gila kini tengah mengancam masyarakat Kabupaten Sikka. Selama 8 bulan di tahun 2018 ini sudah terjadi 720 kali gigitan anjing terhadap warga masyarakat. Dalam empat bulan terakhir ini, diperkirakan jumlah gigitan anjing bisa bertambah, jika pemerintah dan masyarakat tidak segera mengantisipasinya.

Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sikka Hengki Sali yang ditemui di Gedung DPRD, Jumat (31/8), menjelaskan dari 720 kasus, belum ada korban yang meninggal. Namun sudah bisa dipastikan ada 29 kasus yang positif.

Dia mengakui 29 kasus positif rabies merupakan peningkatan jumlah yang cukup drastis jika dibandingkan pada tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun 2016 hanya ada 1 kasus positif dari 11 kasus. Lalu meningkat lagi pada tahun 2017 menjadi 11 kasus positif dari 28 kasus. Kondisi ini harus menjadi perhatian ekstra bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sikka, dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat RT/RW.

BERITA TERKAIT:

Awas! Virus Rabies Kepung Sikka

Hengki Sali menambahkan populasi anjing di Kabupaten Sikka berjumlah lebih dari 50.000 ekor. Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan telah memberikan vaksinasi kepada lebih dari 12.000 ekor anjing. Masih banyak anjing yang belum bisa diberi vaksinasi dengan berbagai alasan.

Baca Juga :  8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Sementara itu alokasi vaksin untuk Kabupaten Sikka sebanyak 33.000 dosis yang dibiayai dari dana APBN. Hingga kini yang sudah tersedia sebanyak 21.000 dosis. Dari ketersediaan itu, instansi terkait sudah menggunakan 12.000 dosis untuk vaksinasi 12.000 ekor anjing.

Informasi tentang rabies ini mencuat ketika dokter Asep Purnama menukis pada diding akun facebook. Dia menyebut Kabupaten Sikka sedang dikepung oleh virus rabies. Asep Purnama juga menyandingkan dengan data-data tentang spesimen rabies selama 20 tahun sejak tahun 1998.*** (eny)

Berita Terkait

Belum Kembalikan Kelebihan Tunjangan Perumahan Rp 1,4 Miliar, Jaksa Periksa Anggota DPRD Sikka
Terima Amplop Kelulusan, Air Mata Bahagia Tumpah di SMPK Yapenthom 1 Maumere
Sekolah Jadi Tempat Ideal Implementasi Pancasila, Perlu Anggaran Lebih Banyak untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan
Pesan Kepala BPIP: Jadikan Pancasila sebagai Idiologi Hidup
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
Idul Adha di Sikka, 214 Sapi dan 95 Kambing Jadi Kurban, Bisa Capai Rp 2 Miliar Lebih
8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:49 WITA

Bantuan Sapi Kurban Presiden dari APBN Tuai Kontroversi, Gerindra Sebut Sah dan Tidak Langgar Aturan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:04 WITA

Kemendikdasmen Umumkan Hasil TKA SD dan SMP 2026, Ini Hasilnya!

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:53 WITA

Melchias Mekeng Kutuk Keras Pembubaran Ibadah di Bantul

Selasa, 26 Mei 2026 - 06:45 WITA

Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:37 WITA

Final FA Cup, Semenyo Tabur Garam di Atas Luka The Blues

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:17 WITA

Prabowo Resmikan 1.061 Kopdes Merah Putih

Minggu, 26 April 2026 - 08:29 WITA

Agnes Aditya Rahajeng asal Banten Raih Puteri Indonesia 2026

Minggu, 12 April 2026 - 23:38 WITA

Puluhan Bupati Jadi Dalang Korupsi, Bukti Ketamakan Akut Pejabat

Berita Terbaru