Empatpuluh Pelaku Ekonomi dan Industri Kreatif Akan Hadir di Maumere

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 10 September 2018 - 22:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 84 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Tempo Institute Mardiyah Chamim saat pembukaan program pendampingan Kombet Kreatif di Karangasem, Senin (10/9)

Direktur Eksekutif Tempo Institute Mardiyah Chamim saat pembukaan program pendampingan Kombet Kreatif di Karangasem, Senin (10/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 40 pelaku ekonomi dan industri kreatif yang terpilih, akan hadir di Maumere, sejak Jumat (14/9) mendatang. Mereka adalah peserta yang dihadirkan khusus pada kegiatan Pendampingan Komunitas Kreatif Bekraf – Tempo Insitute.
Kegiatan ini diprakarsai Tempo Institute dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), dan mendapat dukungan dari Pemkab Sikka, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka, dan Shoes For Flores (SFF). Menurut rencana, kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu (14-16/9), dengan mengambil lokasi kegiatan di Aula Santo Camilus Social Centre Maumere.
Dari siaran pers yang diterima media ini, kegiatan semacam ini dilaksanakan di 12 kota di Indonesia. Maumere menjadi kota kelima setelah Padang pada 27-29 September 2018, selanjutnya Surabaya, Karangasem, dan Kendari. Setelah Maumere, program ini akan dilanjutkan ke Singkawang, Malang, Bojonegoro, Bandung Barat, Belu, Kupang, dan Merauke.
Program ini bertujuan untuk mempererat jejaring komunitas kreatif di tingkat kota dan kabupaten. Setiap kota dan kabupaten memiliki kekayaan potensi ekonomi kreatif yang unik dan khas. Maumere, juga terkenal memiliki potensi di bidang pariwisata dengan keindahan alam yang memikat.
Komunitas kreatif berbagai bidang di Maumere, perlahan bangkit meski daerah luar biasa cantik ini pernah dihantam tsunami pada 26 tahun silam. Komunitas kreatif perlu berjejaring, berkolaborasi, dan menjadi pendorong kemajuan ekonomi kreatif.
“Kami percaya, komunitas kreatif yang berjejaring akan meningkatkan ekonomi kreatif di daerah dan juga bermanfaat di level nasional,” kata Deputi Hubungan antar Lembaga dan Wilayah Bekraf Endah Wahyu.
Program ini menghadirkan kreator inspiratif, ahli pemasaran, dan pakar branding. Di Maumere, founder radio magno/radio kayu, spedagi Singgih Kartono dan Sekjen Indonesia Creative Cities Network sekaligus founder perusahaan kreatif Petakumpet Yogyakarta Arief Budiman, akan berbagi semangat dan inspirasi.
Pada momen ini juga akan diperkenalkan skill storytelling, penceritaan, yang sangat penting utuk membangun nilai tambah produk kreatif. Bagian ini akan disampaikan Daru Priyambodo, wartawan senior Tempo, yang juga mantan Pemred Koran Tempo. Narasi yang memikat adalah sarana yang ampuh meningkatkan nilai tambah sebuah produk kreatif.
“Kisah yang kuat bisa membangun ikatan antara produk dan konsumen, yang membuat sebuah produk berbeda dengan produk lain yang serupa. Narasi yang bagus sangat dibutuhkan,” ungkap Direktur Eksekutif Tempo Institute Mardiyah Chamim.
Rangkaian lawatan ini adalah sebuah upaya pendampingan komunitas untuk berkolaborasi dengan lebih baik. Acara ini difasilitasi drg Nur, founder SFF. Nur yang juga pegiat Community Engagement yang bermukim di Flores, akan berbagi semangat dan inspirasi tentang hal yang sudah dilakukan lembaganya untuk masyarakat Flores.
Tatty Apriliyana selaku Koordinator Lawatan 12 Kota Kombet Kreatif menjelaskan program ini adalah pemantik kolaborasi komunitas kreatif lokal supaya berjejaring lebih kuat. Dia berharap komunitas Kreatif di Maumere benar-benar tumbuh solid dan berjejaring kuat.
Sepanjang 2017, produk domestik bruto (PDB) dari sektor ekonomi kreatif tercatat mencapai Rp 852 triliun. Angka ini diyakini terus meningkat di tahun-tahun mendatang, sebuah perkembangan yang harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan menarasikan dan memasarkan produk bagi pelaku ekonomi kreatif.*** (eny)
Baca Juga :  Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru