Sikka Siap Kirim Bantuan Bencana Sulteng

0
113
Sikka Siap Kirim Bantuan Bencana Sulteng
Sejumlah bantuan yang disalurkan warga masyarakat Kabupaten Sikka untuk korban bencana Sulteng ditamnpung di Posko Bencana Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sikka
Maumere-SuaraSikka.com: Pemerintah Kabupaten Sikka siap mengirim bantuan untuk warga masyarakat korban bencana di Sulawesi Tengah. Teknis pengiriman akan disampaikan menyusul, menunggu Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo yang sedang tugas dinas di Jakarta.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sikka Emmy Laka yang dihubungi di ruang kerjanya, Senin (8/10), menjelaskan beberapa hari setelah terjadinya bencana di Sulawesi Tengah, pemerintah daerah secara resmi telah membuka posko di Kantor Dinas Sosial di Jalan Eltari Dalam Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok. Ini adalah satu-satunya posko bencana di Kabupaten Sikka untuk memfasilitasi saluran bantuan dari masyarakat.
“Banyak masyarakat yang menyalurkan bantuan lewat posko di sini. Masa tanggap darurat selesai nanti tanggal 10 Oktober 2018, dan seterusnya kami akan mengirimkan bantuan. Apakah nanti ada yang berangkat ke sana atau teknisnya bagaimana, nanti menunggu petunjuk Bupati,” jelas Emmy Laka.

Berita Terkait:


Posko Bencana Pemkab Sikka didirikan persis di belakang Kantor Dinas Sosial. Ada dua tenda yang berdampingan, difungsikan sebagai tempat penampungan bantuan bencana. Panauan media ini, Senin (8/10), cukup banyak bantuan yang ditampung pada dua tenda itu.
Data yang dihimpun di Posko Bencana, bantuan yang diterima berasal dari Komunitas Masyarakat Antarpulau Desa Kojadoi (Kompak) MIS Muhammadiyah Wuring, Lanal Maumere, IKIP Muhammadiyah Waioti, MTS Nangahure, dan MTS Wuring. Ada juga bantuan yang datang dari pribadi-pribadi.
Sebagian besar bantuan berupa pakaian bekas yang dimasukkan ke dalam karung-karung goni dan dos. Kurang lebih terdapat 103 karung goni dan 27 dos yng berisikan pakaian bekas. Selain itu ada juga bantuan berupa beras yang hampir mencapai sekitar 500 kilogram. Ada juga bantuan berupa fisik uang yang belum diketahui besaran nilainya.
Pada Senin (8/10) sekitar pukul 10.00 Wita, dua orang guru bersama sejumlah murid MIS Muhammadiyah Wuring langsung mengantarkan bantuan pakaian bekas dan indomie. Mereka menyewa sebuah pick up untuk mengakut barang-barang bantuan ke posko.
Halis salah seorang guru menyebutkan bantuan tersebut diterima dari warga masyarakat yang berdomisilidi di sekitar MIS Muhammadiyah Wuring. Masyarakat langsung mengantar ke sekolah, dan meminta pihak sekolah memfasilitasi agar bantuan tersebut dapat disalurkan ke korban bencana di Sulawesi Tengah.
Dia menjelaskan bahwa masyarakat Wuring dan sekitarnya pernah mengalami bencana gempa bumi dan tzunami pada tahun 1992 lalu. Dari pengalaman itu, warga menyadari bagaimana kesulitan dan penderitaan korban bencana alam. Dari keprihatinan itulah, warga masyarakat Wuring secara spontan ikut ambil bagian dan menyalurkan bantuan.
“Hampir setiap hari warga datang serahkan bantuan. Ini sudah kali kedua kami datang salurkan bantuan ke posko. Saya sudah minta masyarakat agar stop sudah, sambil melihat perkembangan selanjutnya,” jelas Halis.
Emmy Laka menambahkan hari Rabu (10/8) ini ada kapal laut reguler milik PT Pelni yang akan berangkat dari Maumere menuju Makasar. Menurut dia, bisa saja bantuan yang sudah berada di posko dibawa dengan kapal laut ke Makasar, dan seterusnya langsung diantar ke pihak berwenang di Sulawesi Tengah.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini