Pelaku Mengaku Siram Bensin Sekedar Gertak Pemilik Kios

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 2 Januari 2019 - 13:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang memberikan keterangan pers terkait kasus pembakaran kios, Senin (31/12)

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang memberikan keterangan pers terkait kasus pembakaran kios, Senin (31/12)

Maumere-SuaraSikka.com: Polres Sikka sudah menetapkan dua orang  tersangka pembakaran kios milik Saharudin. Salah satunya adalah YA, yang berperan menyiram bensin ke kios. Dia mengaku aksinya menyiram bensin hanya sekedar menggertak pemilik kios.

Kepada wartawan di Mapolres Sikka, Senin (31/12), YA mengatakan dia menyiram bensin atas inisiatif sendiri. Tidak ada orang yang menyuruh atau memprovokasinya. Dia melakukan itu karena kesal pemilik kios tidak melayani permintaan rokok dari kawannya.


Berita Terkait:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT


Dia mengaku mengambil bensin yang dipajang untuk jualan di kios tersebut. Setelah menyiram bensin tiba-tiba datang DL yang langsung menyulut api dari pemantik. YA sempat terkepung api, sehingga kedua kaki bagian bawah melepuh.

Baca Juga :  1.540 Rumah di Sikka Rusak Akibat Gempa Bumi 7,7 Magnitudo

Melihat kobaran api yang mulai melahap kios, YA bersama DL dan kelompok anak-anak muda itu langsung lari membubarkan diri. YA mengaku takut sehingga berusaha lari. Dia sempat bersembunyi, hinga akhirnya ditangkap polisi di kediamannya, yang tidak jauh dari lokasi kejadian peristiwa.

YA dan kurang lebih 10 kawannya, termasuk DL yang kini jadi tersangka, sebelumnya nongkrong pada trotoar di seberang jalan depan kios Saharudin di Jalan Nong Meak Kelurahan Kabor Kecamatan Alok Kabupaten Sikka Propinsi NTT. Mereka menenggak minuman tradisional setempat yang biasa disebut moke. Sampai dengan peristiwa pembakaran, menurut YA, mereka sudah menghabiskan 6 botol moke.

Baca Juga :  Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka "Hilang" Rp 12 Miliar

Dalam keterangan kepda polisi, Saharudin menjelaskan seseorang dari kelompok anak-anak muda itu mendatangi kios dan meminta sebungkus rokok. Saharudin tidak melayani karena sekitar 15 menit sebelumnya dia sudah memberikan gratis sebungkus rokok yang diminta salah satu dari kelompok anak-anak muda itu.

Penyidik Polres Sikka kini tengah mendalami peristiwa pembakaran kios milik Saharudin. Hingga sekarang baru 2 tersangka yang sudah diamankan. Polisi akan memanggil kawan-kawan tersangka guna memberikan katerangan. YA sudah menyebut sejumlah nama yang malam itu ikut nongkrong sama-sama di trotoar.*** (eny)

Berita Terkait

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi
Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat
Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo
Wabup Sikka Serahkan 20 Unit Tenda untuk Korban Gempa di Talibura
Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar
PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT
Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Pascagempa Bumi Tektonik, 777,7 Ton Bantuan Mengalir Melalui Maumere dan Labuan Bajo

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Pascagempa Bumi, Belanja Modal di Sikka “Hilang” Rp 12 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 10:00 WITA

PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:20 WITA

Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WITA

Diaspora Flobamora di Papua Galang Dana untuk Korban Gempa Bumi

Berita Terbaru

Salah satu rumah warga mengalami rusak berat akibat guncangan gempa bumi tektonik di Flores

Bencana Alam

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agu 2026 - 10:45 WITA