Soal Kebijakan Pasar Pagi Terbatas, GMNI Sikka Tuding DPRD Lemah Syawat

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 23 Januari 2019 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 17 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua GMNI Sikka Emilianus Y. Naga

Ketua GMNI Sikka Emilianus Y. Naga

Maumere-SuaraSikka.com: Beberapa hari setelah dilantik menjadi Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo atau Robby Idong menetapkan TPI Alok di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Alok Timur, sebagai pasar pagi terbatas. DPRD Sikka sepertinya dingin saja dengan kebijakan ini. GMNI Sikka pun menuding wakil-wakil rakyat itu sedang lemah syawat.
Ketua GMNI Sikka Emilianus Y. Naga memiliki alasan untuk mengkritiki 35 wakil rakyat yang berkantor di Jalan Eltari Kelurahan Kota Uneng Kecamatan Alok itu. Dia beralasan DPRD Sikka tidak serius melihat dampak dari kebijakan Bupati Sikka. Padahal, kata dia, kebijakan tersebut telah melahirkan diskriminasi dan ketimpangan di tengah masyarakat pedagang.
“Wakil-wakil rakyat ini sepertinya buta dan tuli dengan permasalahan yang terjadi akibat dari kebijakan pasar pagi terbatas. Ada kesan DPRD Sikka malas tahu dan membiarkan saja masyarakat menderita. Saya kira mereka sedang lemah syawat dalam menjalankan fungsi pengawasan,” kritik Emilianus Y. Naga.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Untuk itu, GMNI Sikka mendesak lembaga legislatif itu agar tidak tinggal diam dalam kebisuan. Dia mengajak pimpinan dan anggota DPRD Sikka turun ke Pasar Alok guna mendapatkan informasi dan apresiasi dari para pedagang yang merasa dirugikan dengan kebijakan pasar pagi terbatas.
“Ayo turun ke Pasar Alok, tunjukkan bahwa kalian itu berpihak kepada masyarakat,” ajak Emilianus Y. Naga.
Emilianus Y. Naga dan aktifis GMNI Sikka bersama para pedagang Pasar Alok berencana akan menggelar aksi demonstrasi untuk mendesak Bupati Sikka mencabut keputusan penetapan TPI sebagai pasr pagi terbatas. Menurut mereka, keputusan itu lahir dari cara berpikir yang kebablasan, dan hanya untuk memuaskan kepentingan sekelompok kecil pedagang.
Sebelumnya diberitakan, Ketua GMNI Sikka Emilianus Y. Naga menilai kebijakan Bupati Sikka terkait pasar pagi terbatas sangat tidak efektif dan tidak mendasar karena melanggar Peraturan Menteri tentang TPI. Dampak dari kebijakan tersebut berpengaruh terhadap menurunnya pendapatan pedagang di Pasar Alok. Akibatnya lahirlah diskriminasi dan ketidakadilan.*** (eny)

Berita Terkait

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere
Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:32 WITA

BPJS Kesehatan Perluas Kerja Sama dengan Asuransi Kesehatan Tambahan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 23:58 WITA

6 Janji Jenderal Suyudi Awali Langkah Jadi Kapolri

Kamis, 17 September 2026 - 22:07 WITA

BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome

Jumat, 11 September 2026 - 08:50 WITA

Ciri-ciri Pelaku Penembakan di Papua Sudah Diketahui, Polisi Sita Selongsong Peluru

Kamis, 10 September 2026 - 15:06 WITA

KKB Pimpinan Egianus  Kagoya Tembak Mati 3 WNI, 1 Korban Asal Sikka

Senin, 7 September 2026 - 19:54 WITA

BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:35 WITA

Melchias Mekeng Resmi Pimpin Komisi XII DPR RI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:33 WITA

NADI JKN, Solusi Jaga Keaktifan Peserta JKN

Berita Terbaru