Belum Ada Jadwal Tetap Pelayaran KMP Windu Karsa Dwytia

0
208
Belum Ada Jadwal Tetap Pelayaran KMP Windu Karsa Dwytia
Direktur Utama PT Windu Karsa Hoetomo N.A didampingi Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo di Pelabuhan Penyeberangan Kewapante, sabtu (8/6)
Maumere-SuaraSikka.com: Pelayaran perdana KMP Windu Karsa Dwytia akan dilakukan hari ini, Minggu (9/6). Kapal jenis roro ini akan berangkat dari  Pelabuhan Penyeberangan Kewapante di Kabupaten Sikka Propinsi NTT menuju Surabaya. Hingga kini belum ada jadwal pelayaran yang tetap.
Direktur Utama PT Windu Karsa Hoetomo N.A yang dihubungi usai pengresmian KMP Windu Karsa Dwitya, Sabtu (8/6), beralasan pihaknya masih perlu memastikan waktu tempuh pelayaran Maumere-Surabaya. Setelah ada kepastian waktu tempuh plus perhitungan teknis lainnya, barulah akan ditentukan jadwal pelayaran yang permanen.
“Belum ada jadwal khusus, kami harus melihat dulu waktu tempuh, baru nanti kami tetapkan jadwal pelayaran,” ujar Hoetomo didampingi Direktur Operasional Togar Napitupulu dan Direktur Keuangan Sonnie Mathovani.
Belum Ada Jadwal Tetap Pelayaran KMP Windu Karsa Dwytia
Direktur Utama PT Windu Karsa Hoetomo N.A menerima pengalungan se;endang
Untuk pelayaran perdana ini, sudah ada 20 kendaraan baik roda empat maupun roda enam yang dipastikan ikut berlayar. Sebagian besar kendaraan roda enam mengangkut hasil perdagangan dan pertanian seperti kelapa dan pisang. Hasil perdagangan dan pertanian ini rencananya akan dijual ke Pulau Jawa.
Sementara itu sudah tercacat sekitar 300 penumpang yang berlayar perdana. Para penumpang rata-rata adalah pemudik yang hendak kembali setelah berlebaran di beberapa daerah di wilayah Flores seperti di Maumere, Larantuka, dan Lewoleba.
Tentang tarif pelayaran, Hoetomo mengatakan pihaknya sudah menetapkan tarif resmi. Untuk penumpang, dibagi dalam tiga kategori, penumpang dewasa Rp 450 ribu, penumpang anak-anak Rp 275.000, dan penumpang bayi Rp 50 ribu.
Tarif untuk kendaraan berbagai jenis berlaku variatif. Paling rendah yakni kendaraan kecil roda empat seperti sedan dan jeep dibebankan biaya Rp 3,5 juta, dan paling tinggi yakni tronton standar 10 roda bermuatan sebesar Rp 23 juta. Khusus untuk tarif kendaraan, berbeda-beda antara rute Maumere-Surabaya dan rute Surabaya-Maumere. Perusahaan mematok harga yang lebih tinggi untuk rute Surabaya-Maumere.
Sementara itu informasi terakhir yang diterima media ini, sudah ada jadwal untuk pelayaran minggu perdana. Setelah berangkat dari Maumere, Minggu (9/6), diberitakan KMP Windu Karsa Dwitya akan melayani rute Surabaya-Maumere pada Rabu (12/6). Masyarakat berharap manajemen kapal segera menetapkan jadwal pelayaran permanen untuk memudahkan kelancaran arus transportasi.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini