Terlibat Tindakan Kekerasan, Bina Maritim Keluarkan 4 Siswa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2019 - 16:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 29 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim Minsri M. Sadipun

Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim Minsri M. Sadipun

Maumere-SuaraSikka.com: SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere mengambil sikap tegas terhadap 4 siswa yang terlibat tindakan kekerasan kepada adik tingkat di sekolah itu. Tidak tanggung-tanggung, sekolah ini mengeluarkan 4 siswa tersebut dari daftar siswa.
Keempat siswa tersebut adalah RF dan WOB sebagai pelaku tindakan kekerasan,  VD yang memfoto tindakan kekerasan, dan AMN yang merekam video dan mengupload melalui media sosial. Keempatnya adalah siswa Kelas Tingkat 2.
Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim Minsri M. Sadipun kepada sejumlah wartawan di sekolah itu, Rabu (12/6), menyampaikan pihaknya akan memberikan sangsi tegas kepada siswa-siswa yang terlibat pada tindakan kekerasan. Menurutnya, pihak sekolah sudah bersepakat dan memutuskan untuk mengeluarkan 4 siswa tersebut.
“Jadi yang 2 pelaku tindakan kekerasan, 1 yang foto, dan 1 yang upload hingga viral, semuanya kami keluarkan dari sekolah,” tegas Minsri Sadipun.
Tindakan mengeluarkan 4 siswa itu sebagai bentuk sangsi karena telah mencoreng nama baik sekolah. Dia mengaku sangat kecewa sekali karena sesungguhnya sekolah tidak pernah mengajarkan tindakan kekerasan seperti yang dilakukan siswa-siswa itu.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Hari Ini Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Maumere, Bersama Sejumlah Mahasiswa UI

Menurut dia, sejak sekolah ini berdiri 20 tahun lalu, baru kali ini terjadi tindakan kekerasan yang sangat menggangu kredibilitas sekolah. Apalagi tindakan kekerasan tersebut diikuti dengan memviralkan melalui media sosial.
RF dan WOB yang dimintai tanggapannya atas keputusan sekolah mencoret mereka dari daftar siswa, tidak bersedia memberikan keterangan. Sementara ai  mengeluarkan mereka dari sekolah, AN yang merekam video tindakan kekerasan mengaku menerima saja apapun keputusan sekolah.
Tindakan kekerasan ini terjadi pada Senin (10/6), dekat sebuah warung bakso yang tidak jauh dari sekolah itu. RF dan WOB berkali-kali menempeleng adik tingkatnya yang berinisial AMN dan SNI. Kedua korban sama sekali tidak melakukan perlawanan.
Aksi penganiayaan ini kemudian direkam oleh AN dengan menggunakan handphone milik RF. Menurut AN, dia disuruh RF merekam peristiwa tersebut. Setelah merekam, AN kemudian mengupload hasil rekaman yang berdurasi 29 detik melalui history WhatsApp. Video ini pun akhirnya tersebar luas di media sosial.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA