Terlibat Tindakan Kekerasan, Bina Maritim Keluarkan 4 Siswa

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Juni 2019 - 16:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 25 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim Minsri M. Sadipun

Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim Minsri M. Sadipun

Maumere-SuaraSikka.com: SMK Pelayaran Bina Maritim Maumere mengambil sikap tegas terhadap 4 siswa yang terlibat tindakan kekerasan kepada adik tingkat di sekolah itu. Tidak tanggung-tanggung, sekolah ini mengeluarkan 4 siswa tersebut dari daftar siswa.
Keempat siswa tersebut adalah RF dan WOB sebagai pelaku tindakan kekerasan,  VD yang memfoto tindakan kekerasan, dan AMN yang merekam video dan mengupload melalui media sosial. Keempatnya adalah siswa Kelas Tingkat 2.
Kepala SMK Pelayaran Bina Maritim Minsri M. Sadipun kepada sejumlah wartawan di sekolah itu, Rabu (12/6), menyampaikan pihaknya akan memberikan sangsi tegas kepada siswa-siswa yang terlibat pada tindakan kekerasan. Menurutnya, pihak sekolah sudah bersepakat dan memutuskan untuk mengeluarkan 4 siswa tersebut.
“Jadi yang 2 pelaku tindakan kekerasan, 1 yang foto, dan 1 yang upload hingga viral, semuanya kami keluarkan dari sekolah,” tegas Minsri Sadipun.
Tindakan mengeluarkan 4 siswa itu sebagai bentuk sangsi karena telah mencoreng nama baik sekolah. Dia mengaku sangat kecewa sekali karena sesungguhnya sekolah tidak pernah mengajarkan tindakan kekerasan seperti yang dilakukan siswa-siswa itu.

Berita Terkait:

Baca Juga :  Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Menurut dia, sejak sekolah ini berdiri 20 tahun lalu, baru kali ini terjadi tindakan kekerasan yang sangat menggangu kredibilitas sekolah. Apalagi tindakan kekerasan tersebut diikuti dengan memviralkan melalui media sosial.
RF dan WOB yang dimintai tanggapannya atas keputusan sekolah mencoret mereka dari daftar siswa, tidak bersedia memberikan keterangan. Sementara ai  mengeluarkan mereka dari sekolah, AN yang merekam video tindakan kekerasan mengaku menerima saja apapun keputusan sekolah.
Tindakan kekerasan ini terjadi pada Senin (10/6), dekat sebuah warung bakso yang tidak jauh dari sekolah itu. RF dan WOB berkali-kali menempeleng adik tingkatnya yang berinisial AMN dan SNI. Kedua korban sama sekali tidak melakukan perlawanan.
Aksi penganiayaan ini kemudian direkam oleh AN dengan menggunakan handphone milik RF. Menurut AN, dia disuruh RF merekam peristiwa tersebut. Setelah merekam, AN kemudian mengupload hasil rekaman yang berdurasi 29 detik melalui history WhatsApp. Video ini pun akhirnya tersebar luas di media sosial.*** (eny)

Berita Terkait

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal
Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Selasa, 19 Mei 2026 - 13:22 WITA

Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:33 WITA

Festival Sepak Bola Pelajar Sukses Meniti Prestasi, Bupati Sikka Beri Apresiasi

Berita Terbaru