Timah Panas Melekat di Mata Kaki, Rino Masih Sempat Paksa Buser “Lomba Lari” 3 KM

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 19 November 2019 - 13:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 24 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maumere-SuaraSikka.com: Rikardus Bia alias Yohanes Rino alias Rino benar-benar “istimewa”. Timah panas yang melekat di mata kakinya, tidak bikin gentar residivis yang jadi buronan itu. Malah dia masih sempat memaksa Tim Buser Polres Sikka “lomba lari” sejauh kurang lebih 3 kilometer.
Tim Buser Polres Sikka menelikung residivis ini di Desa Nangatobong Kecamatan Waigete sekitar pukul 06.30 Wita pada Senin (19/11). Sebuah timah panas dilepaskan ke mata kakinya untuk melumpuhkan residivis yang berbahaya itu.
Namun Rino masih kuat bertahan. Dia membiarkan Yamaha Mio yang ditungganginya, kemudian melarikan diri.
Tim Buser pun langsung memburunya.
Media ini mendapat informasi “lomba lari” tersebut berlangsung dramatis. Rino berusaha sekuat tenaga melepaskan diri dari kejaran Tim Buser. Sementara Tim Buser juga berupaya tidak mau kehilangan jejak buronan yang kabur sejak Minggu (3/11) lalu.
Warga masyarakat sekitar yang baru bangun tidur pagi tadi tidak terlalu mempedulikan “lomba lari” itu. Mereka hanya terkejut melihat aksi kejar-mengejar yang sedang terjadi.
Rino berlari dari Nangatobong menuju timur ke arah Desa Egon. Sampai di pertigaan Blidit, dia berbelok kiri ke arah hutan. Tim Buser yang sudah tampak ngos-ngosan pun terus menempel.
Setelah kurang lebih 3 kilometer, residivis ini pun menyerah. Tim Buser yang dibantu anggota Polsem Waigete, langsung mengamankan dan memborgol Rino. Pelaku pemerkosaan anak di bawah umur itu kemudian dilarikan ke UGD RSUD TC Hillers Maumere.
Informasi yang dihimpun media ini, aparat kepolisian sudah mencium lokasi persembunyian Rino di sebuah kebun di Desa Wairterang. Selama beberapa hari terakhir ini anggota Polsek Waigete meningkatkan pengawasan.
Jejak Rino mulai terdeteksi setelah dia keluar dari persembunyian karena sudah 3 hari tidak makan. Dia sempat mendatangi rumah salah seorang warga, lalu meminta makan dan minum air. Setelah itu dia memacu Yamaha Mio, dengan rencana menuju Kota Maumere.*** (eny)
Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru