Kemenag NTT Apresiasi Langkah Polri Rekrut Anggota dari Sekolah Berbasis Agama

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 13 Desember 2019 - 22:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 22 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Kemenag NTT Sarman Marselinus sedang memberikan arahan pada kegiatan Rakor Pegawai Bimas Hindu dan Lembaga Agama Hindu se-NTT, di Hotel Elmylia Kupang, Jumat (13/12)

Kepala Kantor Kemenag NTT Sarman Marselinus sedang memberikan arahan pada kegiatan Rakor Pegawai Bimas Hindu dan Lembaga Agama Hindu se-NTT, di Hotel Elmylia Kupang, Jumat (13/12)

Kupang-SuaraSikka.com: Kementerian Agama Propinsi NTT mengapresiasi langkah Kepolisian RI yang berencana merekrut calon anggota Polri dari para siswa yang berasal dari sekolah-sekolah berbasis agama.
Apresiasi ini disampaikan Kepala Kantor Kemenag NTT Sarman Marselinus di depan pimpinan Lembaga Agama Hindu se-NTT, di Hotel Elmylia Kupang, Jumat (13/12).
Menurut rencana, Kepolisian RI akan merekrut calon anggotanya dari sekolah sekolah berbasis agama mulai tahun 2020 mendatang.
“Kami diundang untuk mengikuti rapat di Mabes Polri baru baru ini, di situ diutarakan maksud dan rencana Kepolisian RI merekrut calon anggota dari siswa-siswi tamatan sekolah-sekolah berbasis agama,” kata Sarman Marselinus, sebagaimana rilis yang dikirim Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag NTT Bobby Babaputra.
Sarman menjelaskan perekrutan siswa tamatan sekolah berbasis agama dimaksudkan agar ke depan anggota polisi ketika bertugas nanti di tengah masyarakat dapat berperan sebagai penyuluh, pendakwa atau juru penerang agama.
Menurutnya tugas Polri yakni menjaga keamanan negara tentu akan selalu memperhatikan berbagai aspek kehidupan termasuk bidang agama.
Sarman menambahkan dewasa ini sangat disadari adanya bahaya radikalisme yang tumbuh di tengah lingkungan masyarakat.
Menurutnya lingkungan dengan budaya yang intoleran sangat memungkinkan berkembangnya radikalisme. Karena itu perlu diawasi dan diatasi bersama.
“Peran tokoh dan pimpinan lembaga menjadi sangat penting dalam menyuarakan dan menumbuhkan kesadaran umat untuk selalu hidup dalam suasana toleransi,” kata Sarman.
Dalam kesempatan itu, Sarman juga menyampaikan bahwa sesuai hasil survei yang dilakukan Balitbang Kemenag RI Tahun 2019, NTT menempati urutan kedua indeks kerukunan nasional. Dengan demikian artinya NTT tetap menjadi daerah dengan suasana kerukunan dan toleransi yang baik. Hal ini membanggakan dan perlu dijaga dan terus dirawat.
“NTT ada di peringkat kedua. Pertama itu Papua Barat, dan posisi ketiga provinsi Bali,” terang dia.
Kakanwil mengajak semua masyarakat terus membangun budaya toleran. Kementerian Agama, jelasnya, melalui fungsi agama dan fungsi pendidikan akan terus melakukan upaya-upaya maksimal agar anggaran yang dikelola dapat secara signifikan meningkatkan kualitas kehidupan beragama di Indonesia.
“Meskipun anggaran kita tahun depan menurun, namun saya ajak agar memberi prioritas pada kegiatan-kegiatan yang langsung bersentuhan dengan pembinaan kerukunan sehingga kualitas kehidupan umat kita tetap terjaga baik,” pungkas Kakanwil.*** (eny)
Baca Juga :  Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Berita Terkait

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA