JKN-KIS Bikin Agnes Tenang Nantikan Kelahiran Buah Hati

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 19 Desember 2019 - 20:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agnes Irene Nahak, peserta JKN-KIS

Agnes Irene Nahak, peserta JKN-KIS

Lewoleba-SuaraSikka.com: Agnes Irene Nahak, warga Kabupaten Lembata, tidak pernah kuatir dengan biaya medis dan persalinan. Dia menantikan kelahiran buah hatinya dengan begitu tenang. Semuanya itu berkat Program JKN-KIS.
Perempuan berusia 30 tahun itu, pada pertengahan Agustus 2019 lalu, tengah menantikan kelahiran anaknya yang keempat. Dia memastikan persiapan kelahiran dengan melakukan kontrol kehamilan rutin ke fasilitas kesehatan.
Suatu waktu dia tampak senyum bahagia menunggu antrian di Poli Obgyn RS Bukit Lewoleba. Dia sudah menjalani beberapa kali pemeriksaan kehamilan di RS tersebut dan selalu mendapatkan pelayanan yang baik dari dokter dan petugas rumah sakit.
“Setiap kali periksa kehamilan, saya selalu menggunakan kartu JKN-KIS. Tidak ada biaya sedikit pun. Dokter dan petugas medis melayani dengan baik,” ujarnya terharu sambil menunjukkan kartu JKN-KIS miliknya.
Awalnya dia memutuskan mendaftarkan diri menjadi peserta PBPU kelas 3 (tiga). Dia sadar persiapan persalinan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Walaupun dia sadar juga kewajiban rutin membayar iuran setiap bulan.
Setelah sekian waktu menjadi peserta JKN-KIS segmen PBPU, status kepesertaannya berubah. Dia menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Lembata. Praktis dia tidak lagi membayar iuran setiap bulan karena sudah dibayar pemerintah.
“Dari Kantor Lurah datang berkunjung, dan sampaikan saya masuk dalam kriteria mendapat bantuan iuran. Tidak lama kemudian saya mendapatkan informasi status kepesertaan saya sudah berubah menjadi segmen PBI APBD Lembata. Saya tidak perlu lagi bayar iuran karena sudah dibayarkan pemerintah daerah,” ujarnya terharu.
Agnes Irene Nahak berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lembata karena telah mendaftarkannya sebagai peserta PBI APBD. Dia pun bahagia anak keempatnya didaftarkan juga menjadi peserta PBI APBD Lembata.
Ibu rumah tanga ini mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan sebagai institusi yang penyelenggara program JKN-KIS. Dia meyakini banyak masyarakat, khususnya ibu hamil, yang terbantu secara medis dan finansial berkat program JKN-KIS.(eny)
Baca Juga :  Pelajar SMPK Yapenthom 2 Maumere Ikuti Kejurnas Taekwondo Danrem Wijayakrama di Jakarta

Berita Terkait

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA