JKN-KIS Bikin Agnes Tenang Nantikan Kelahiran Buah Hati
Dibaca 10 kali
Agnes Irene Nahak, peserta JKN-KIS
Lewoleba-SuaraSikka.com: Agnes Irene Nahak, warga Kabupaten Lembata, tidak pernah kuatir dengan biaya medis dan persalinan. Dia menantikan kelahiran buah hatinya dengan begitu tenang. Semuanya itu berkat Program JKN-KIS.
Perempuan berusia 30 tahun itu, pada pertengahan Agustus 2019 lalu, tengah menantikan kelahiran anaknya yang keempat. Dia memastikan persiapan kelahiran dengan melakukan kontrol kehamilan rutin ke fasilitas kesehatan.
Suatu waktu dia tampak senyum bahagia menunggu antrian di Poli Obgyn RS Bukit Lewoleba. Dia sudah menjalani beberapa kali pemeriksaan kehamilan di RS tersebut dan selalu mendapatkan pelayanan yang baik dari dokter dan petugas rumah sakit.
“Setiap kali periksa kehamilan, saya selalu menggunakan kartu JKN-KIS. Tidak ada biaya sedikit pun. Dokter dan petugas medis melayani dengan baik,” ujarnya terharu sambil menunjukkan kartu JKN-KIS miliknya.
Awalnya dia memutuskan mendaftarkan diri menjadi peserta PBPU kelas 3 (tiga). Dia sadar persiapan persalinan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Walaupun dia sadar juga kewajiban rutin membayar iuran setiap bulan.
Setelah sekian waktu menjadi peserta JKN-KIS segmen PBPU, status kepesertaannya berubah. Dia menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBD Lembata. Praktis dia tidak lagi membayar iuran setiap bulan karena sudah dibayar pemerintah.
“Dari Kantor Lurah datang berkunjung, dan sampaikan saya masuk dalam kriteria mendapat bantuan iuran. Tidak lama kemudian saya mendapatkan informasi status kepesertaan saya sudah berubah menjadi segmen PBI APBD Lembata. Saya tidak perlu lagi bayar iuran karena sudah dibayarkan pemerintah daerah,” ujarnya terharu.
Agnes Irene Nahak berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lembata karena telah mendaftarkannya sebagai peserta PBI APBD. Dia pun bahagia anak keempatnya didaftarkan juga menjadi peserta PBI APBD Lembata.
Ibu rumah tanga ini mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan sebagai institusi yang penyelenggara program JKN-KIS. Dia meyakini banyak masyarakat, khususnya ibu hamil, yang terbantu secara medis dan finansial berkat program JKN-KIS.(eny)