Kunjungan Dirjen Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti di Posko Angkutan Udara di Bandara Frans Seda Maumere, Minggu (29/12)
Maumere-SuaraSikka.com: Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Polana Banguningsih Pramesti Minggu (29/12) mendatangi Maumere ibukota Kabupaten Sikka. Dia bermaksud mengunjungi posko Natal dan Tahun Baru di kota itu.
Ada dua posko Natal dan Tahun Baru yang dikunjungi Polana Pramesti yakni Posko Angkutan Udara di Bandara Frans Seda dan Posko Angkutan Laut di Pelabuhan Laurens Say. Polana Pramesti juga berkesempatan berbincang-bincang dengan sejumlah petugas di dua posko itu.
Kepada wartawan di Maumere, Polana Pramesti menyampaikan kunjungan tersebut sifatnya adalah monitoring. Dia ingin memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jasa perhubungan pada Natal dan Tahun Baru.
“Yah ini untuk melaksanakan tugas monitoring. Maumere ini salah satu potensi, tempat di mana banyak orang mudik terutama Natal, karena di sini mayoritas penganut Katolik,” jelas dia.
Kunjungan di Posko Angkutan Laut di Pelabuhan Laurens Say Maumere
Dari hasil kunjungan, informasi yang dia terima bahwa pelayanan selama Natal dan Tahun Baru telah dilaksanakan sesuai standar operasional. Dia bersyukur karena tidak ada peristiwa atau kejadian luar biasa yang mengganggu pelayanan jasa transportasi baik melalui udara maupun laut.
Polana Pramesti tiba di Bandara Frans Seda pukul 08.00 Wita dengan menggunakan NAM Air. Ikut bersama dia di antaranta Direktur Angkutan Udara Maria Kristi Endah. Rombongan Dirjen Hubud ini disambut Kepala Bandara Frans Seda Maumere Poltak Gordon.
Sebelum mengunjungi Posko Nataru, Poltak Gordon menjamu Dirjen Hubud bersama rombongan di Ruang VIP. Pada momen itu Poltak Gordon mempresentasikan kondisi terkini Bandara Frans Seda dan rencana pengembangan ke depan, serta informasi terkait pelayanan selama Natal dan Tahun Baru.
Puluhan pegawai Bandara Frans Seda tampak bahagia dengan kunjungan ini. Mereka menyanyikan mars dan lagu perjuangan, serta menghadiahkan dua paket kembang untuk Polana Pramesti dan Maria Kristi Endah.*** (eny)