Kasus Pencurian Dominasi Tindak Pidana di Sikka

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 31 Desember 2019 - 14:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang

Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 26 jenis tindak pidana terjadi di Kabupaten Sikka sepanjang tahun 2019. Tindak pidana pencurian biasa masih mendominasi dengan 30 kasus.
Jumlah kasus pencurian biasa ini menurun jauh jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2018 terjadi 70 kasus pencurian biasa.
Kapolres Sikka AKBP Rickson Situmorang menyebut 26 jenis tindak pidana yaitu pencurian biasa, penganiayaan, pengeroyokan, perlindungan anak, curanmor, curat, KDRT, cabul anak, dan setubuh anak.
Berikutnya, pengrusakan, curas, penipuan, pencemaran nama baik, perjudian, perzinahan, penggelapan, pembunuhan, pembakaran, pemalsuan dan penyerobotan.
Selanjutnya, penelantaran, perampasan, pemerkosaan, anirat, merintangi jalan, dan curnak.
Kapolres Sikka mengatakan secara umum terjadi penurunan jumlah kasus untuk 26 jenis tindak pidana ini. Pada tahun 2018 tercacat 239 kasus, sedangkan di tahun 2019 terjadi 135 kasus tindak pidana.
Dari data yang dirilis Kapolres Sikka, ada beberapa jenis tindak pidana yang menarik. Misalnya, pidana perlindungan anak yang tahun sebelumnya tidak ada kasus, tahun ini menjadi 19 kasus. Begitu pun pidana pemalsuan dan penelantaran yang tahun sebelumnya 0 kasus, tahun ini menjadi 2 kasus dan 1 kasus.
Lalu pidana setubuh anak yang tahun lalu mencatat 16 kasus, tahun 2019 sama sekali tidak ada kasus. Demikian pun pidana pemerkosaan, anirat, merintangi jalan, dan curnak yang tahun lalu tercatat 1-2 kasus, tahun 2019 menjadi 0 kasus.
Kapolres Sikka juga menyinggung penanganan 3 kasus korupsi dugaan penyelewengan dana desa. Dua di antaranya sudah ditindaklanjuti ke Kejaksaan Negeri Maumere, sementara 1 kasus korupsi sudah masuk ke tahap penyidikan. Juga 2 kasus kepemilikan narkotika dan 8 penemuan mayat.*** (eny)
Baca Juga :  Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Berita Terkait

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores
Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia
Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai
Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:52 WITA

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:57 WITA

Generasi Ngada Belum Selesai, BMP Flotim Kena Bantai, Dua Tim Berbaur Damai

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:48 WITA

Wasit Bikin Rusak Turnamen Piala Suratin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:07 WITA

Pelatih Perse Ende Ingin Ketemu Persami Maumere di Final Piala Suratin

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA

Petugas SAR Gabungan di Maumere evakuasi korban gempa bumi yang tertindih bangunan di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia

Senin, 17 Agu 2026 - 21:52 WITA

Tim Basarnas Maumere tengah mengevakuasi korban gempa di Maumere, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 12:07 WITA