Wens Wege Ragukan Kualitas Proyek Puskesmas Waigete
Dibaca 39 kali
Anggota DPRD Sikka Wenseslaus Wege memantau pagar Puskesmas yang roboh diterjang banjir bandang, Jumat (3/1)
Maumere-SuaraSikka.com: Anggota DPRD Sikka Wenseslaus Wege tampak kesal dengan pekerjaan Pembangunan Ruang Rawat Jalan Puskesmas Waigete. Dia meragukan konstruksi proyek senilai Rp 4.122.619.243,24.
Sikap kesal itu dia sampaikan Jumat (3/1) di lokasi proyek. Politisi Partai Hanura tersebut mendampingi Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo yang melakukan inspeksi mendadak pada sejumlah lokasi proyek dan daerah terdampak bencana.
Kekesalan Wens Wege sangat beralasan. Dia sudah mewanti-wanti pelaksanaan proyek ini sejak awal November 2019. Saat itu realisasi fisik baru mencapai 30-an persen, dengan defiasi sebesar 25 persen.
“Proyek ini mulai kerja bulan Juli. Sampai November baru 30-an persen. Saya sempat marah-marah waktu itu. Tapi pengawasnya menjawab nanti ada addendum,” terang Wens Wege.
Keraguannya makin memuncak ketika pagar Puskesmas Waigete roboh diterjang banjir bandang pada Sabtu (28/12). Hemat dia pekerjaan pagar tidak sesuai dokumen kontrak. Dia menduga galian fondasi pagar tidak terlalu dalam sehingga mudah roboh ketika diterjang banjir bandang.
Selain pagar yang menjadi salah satu item pekerjaan, Wens Wege juga menemukan item pasangan batu yang dikerjakan tidak sempurna pada salah satu ruangan. Malah dengan kekuatan tangannya saja, dia berhasil merobohkan bangunan itu.
Kepada media ini, Wens Wege menegaskan CV Hesty Indah selaku kontraktor pelaksana harus bertanggungjawab atas kualitas pekerjaan proyek miliaran itu. Dia berharap dengan penambahan waktu 50 hari, kontraktor pelaksana bisa menyelesaikan pekerjaan protek sesuai dokumen kontrak.*** (eny)