Pengelola MIS Darat Pantai Terharu Terima Bantuan Pembangunan Sekolah

0
57
Pengelola MIS Darat Pantai Terharu Terima Bantuan Pembangunan Sekolah
Aliansi mahasiswa menyerahkan bantuan kepada pengelola MIS Darat Pantai, Senin (13/1)
Maumere-SuaraSikka
com: Rusdi Amir tidak mampu menyembunyikan kegembiraan. Pengelola sekolah MIS Darat Pantai itu, Senin (13/1), terharu ketika menerima bantuan pembangunan sekolah dari aliansi mahasiswa.
Aliansi mahasiswa yang terdiri dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sikka dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sikka memberikan bantuan sebesar Rp 24
630.000. Uang sebanyak itu diperoleh dari aksi galang dana selama 4 hari.
Penyerahan bantuan kemanusiaan itu berlangsung di lokasi kelas sementara di Masjid Darat Pantai. Ketua Umum HMI Komisariat Sikka Cabang Ende Ibnu Abbas menyerahkan bantuan kepada Rusdi Amir.
Saat menyerahkan bantuan, Ibnu Abbas yang juga adalah Koordiantor Umum Aksi, mengatakan bantuan tersebut berasal dari simpatisan yang peduli dengan bencana yang dialami MIS Darat Pantai. Dia berharap pengelola sekolah tidak melihat besarnya nilai bantuan, tetapi sikap peduli dan manfaat bantuan.
Rusdi Amir menyampaikan terima kasih banyak kepada semua pihak yang telah bersimpati dan memberikan donasi. Dia berterimakasih juga kepada aliansi mahasiswa yang telah berinisiatif menggalang dana untuk pembangunan gedung sekolah MIS Darat Pantai.
Dengan uang yang ada, rencananya Rusdi Amir akan mengadakan bahan-bahan bangunan lokal seperti kayu dan bambu untuk membangun kembali gedung sekolah.
Meskipun nantinya bangunan sekolah bersifat darurat dan sederhana, yang terpenting adalah kegiatan belajar mengajar bisa dilaksanakan kembali terpusat di sekolah itu.
Seperti diketahui, bangunan darurat MIS Darat Pantai roboh akibat diterjang angin kencang pada pekan lalu. Karena bangunan darurat empat ruangan belajar itu roboh rata tanah, kegiatan belajar mengajar ditiadakan sementara dan para pelajar diliburkan. Belakangan diketahui kegiatan belajar mengajar sementara dilaksanakan di masjid dan rumah-rumah penduduk.
Bencana ini melahirkan kepedulian para aktifis mahasiswa dari HMI Sikka dan IMM Sikka. Mereka pun menggelar aksi kemanusiaan selama 4 hari. Andi Fattah, mahasiswa Unipa Maumere, menyebut aksi kemanusiaan itu dilakukan dengan penggalangan dana pada sejumlah titik di Kota Maumere dan sekitarnya.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini