Datang Terlambat, CPNS Ini Gagal Ikut Seleksi

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 30 Januari 2020 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 18 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon PNS yang yang terlambat hadir sedang klarifikasi ke Pansel, Kamis (30/1)

Calon PNS yang yang terlambat hadir sedang klarifikasi ke Pansel, Kamis (30/1)

Maumere-SuaraSikka.com: Hari pertama seleksi kompetensi dasar (SKD) bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Sikka, Kamis (30/1) langsung menggugurkan Ivon Andi. CPNS ini gagal ikut seleksi karena datang terlambat.
Peserta SKD ini tercatat pada nomor urut 297. Panitia Seleksi menetapkan nomor urut 151 sampai 300 masuk dalam sesi kedua. Waktu yang ditentukan Pansel adalah pukul 10.00 Wita sampai 11.30 Wita.
Ivon Andi yang melamar pada Formasi Guru Bahasa Indonesia, tiba di lokasi SKD di SMKN 1 Maumere pada pukul 12.21 Wita. Saat itu 150 peserta sesi kedua sedang mengikuti SKD yang baru dimulai pukul 11.00 Wita. Waktu SKD sesi kedua molor 1 jam karena mengikuti perubahan waktu dari SKD sesi pertama.
Ketika hendak registrasi, Pansel langsung menyampaikan bahwa kehadirannya sudah sangat terlambat. Saat itu SKD sesi kedua sedang berjalan, dan sedikit lagi akan selesai. Dia lalu diarahkan bertemu Kepala Bidang Kepegawaian BKDPSDM Jon Henrik.
Kepada Ivon Andi, Jon Henrik menyampaikan bahwa Pansel sudah mengumumkan kehadiran peserta 60 menit sebelum pelaksanaan seleksi. Peserta yang terlambat hadir, tidak hadir, tidak menunjukkan Kartu Ujian Peserta, EKTP atau Surat Keterangan, dan tidak berpakaian sesuai ketentuan, Pansel berhak membatalkan keikutsertaan.
“Minta maaf, Nona. Sesi kedua sedang berlangsung. Dan ini Nona sudah terlambat sekali. Sekarang kami lagi berproses untuk peserta sesi ketiga,” jelas Jon Henrik.
Ivon Andi yang mengaku berdomisili di Kelurahan Waioti, ternyata salah melihat pengumuman alokasi waktu bagi sesi kedua. Dia mengira sesi kedua dilaksanakan pukul 12.30 Wita hingga 14.00 Wita. Ternyata yang dia lihat itu alokasi waktu untuk sesi ketiga.
Dengan rasa menyesal Ivon Andi pun akhirnya menerima keputusan Pansel. Alumni Universitas Flores Ende yang sudah tiga kali mengikuti SKD ini pun mengurungkan niatnya menjadi pegawai negeri di tahun ini.
“Biar sudah. Tahun depan baru ikut lagi,” sahutnya kecewa.
Hari pertama SKD dijadwalkan untuk 750 peserta yang dibagi dalam 5 sesi. Masing-masing sesi sebanyak 150 peserta. Pansel menyiapkan 5 ruang SKD dengan 150 perangkat komputer dan 10 komputer cadangan.
Pansel menyiapkan 2 buah tenda, untuk registrasi dan steril. Sebelum memasuki ruangan SKD, peserta terlebih dahulu melakukan registrasi. Setelah itu peserta diarahkan ke ruang steril.
Menurut Jon Henrik, peserta dilarang membawa barang apapun ke dalam ruang SKD, kecuali Kartu Ujian Peserta dan EKTP. Pansel menyiapkan beberapa lembar kertas kosong yang bisa digunakan peserta untuk perhitungan matematis.*** (eny)
Baca Juga :  Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani

Berita Terkait

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN
Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka
Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti
Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN
Cairan Dialisa Sudah Tersedia, Pasien Cuci Darah di Maumere Kembali Dilayani
Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 20:00 WITA

8 Pelajar SMKS Yohanes XXIII Maumere Sabet 7 Piala FLS3N dan O2SN

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:54 WITA

Bertahun-Tahun Kontrak Rumah di Maumere Demi Bisa Cuci Darah, Warga Flotim Minta Pemerintah Hadirkan Unit Hemodialisis di Larantuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:56 WITA

Paguyuban Sound System Maumere Sumbang Rp 25 Juta untuk Pembangunan Gereja Santo Gabriel Waioti

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:38 WITA

Partisipasi Rendah, Hanya 5 SMK di Sikka Ikut FLS3N dan O2SN

Senin, 18 Mei 2026 - 15:12 WITA

Sikka Darurat, Cairan Dialisa Habis, Pasien Cuci Darah Tidak Dilayani

Minggu, 17 Mei 2026 - 23:57 WITA

Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:13 WITA

Fantastis! Closing Ceremony Festival Sepak Bola, 1500 Pelajar di Sikka Kreasi Tarian Kolosal

Kamis, 14 Mei 2026 - 08:37 WITA

Jelang 2 Hari Launching, HM Infinity Sport & Cafe Bagi 100 Paket Sembako untuk Warga Kota Uneng

Berita Terbaru