Polisi Janji Segera Ringkus Pelaku Pemerkosa Anak di Bawah Umur

Avatar photo

- Redaksi

Rabu, 12 Februari 2020 - 16:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 56 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan

Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan

Maumere-SuaraSikka.com: Tim Buru Sergap Polres Sikka segera akan meringkus pelaku pemerkosa anak di bawah umur. Diperkirakan pelaku masih berada tidak jauh dari rumah kediamannya di Desa Wolonwalu Kecamatan Bola Kabupaten Sikka.
Kapolres Sikka melalui Kasat Reskrim Polres Sikka AKP Heffri Dwi Irawan yang dihubungi di ruang kerjanya, Rabu (12/2), memastikan akan segera menangkap pelaku.
“Segera kita akan tangkap. Saya sudah koordinasi untuk amankan pelaku,” ujar dia.
Sebagaimana diberitakan, JJ, seorang kakek berusia 72 tahun ini tega memperkosa VDB, pelajar Kelas 2 SD, yang berumur 9 tahun.
Peristiwa ini terjadi Kamis (30/1) di Klotong Dusun Gade Desa Wolonwalu Kecamatan Bola Kabupaten Sikka sekitar pukul 13.30 Wita. Namun orang tua korban baru melaporkan kasus ini ke Polsek Bola pada Selasa (11/2).
Heffri Dwi Irawan yang dihubungi di ruang kerjanya, Rabu (12/2), menjelaskan pada saat itu korban yang usai bermain, sedang beristirahat di pinggir jalan. Lalu pelaku menghampiri korban, dan mengajak ke rumah pelaku. Sesampai di rumah, pelaku langsung membuka paksa baju dan celana korban. Setelah itu pelaku langsung memperkosa korban.
Berselang beberapa menit kemudian pelaku menggendong korban yang dalam keadaan telanjang, dan berencana pindah ke tempat lain. Saat itu secara tidak kebetulan ada saksi yang melihat. Pelaku pun buru-buru memakaikan korban pakaian.
Usai memperkosa gadis belia itu, pelaku memberikan korban uang Rp 50.000. Dia juga mengancam akan menggorok leher korban jika korban melaporkan peristiwa ini kepada orang lain.
Peristiwa ini terbongkar pada Sabtu (8/2), setelah orang tua korban mencurigai karena korban memiliki banyak uang. Setelah dicari tahu, korban mengaku mendapat uang dari pelaku. Karena keluarga menelusuri ihwal uang itu, akhirnya korban mengaku diperkosa oleh pelaku.*** (eny)

Berita Terkait

Setelah Viral Permintaan Tebusan Rp 50 Juta, Polres Sikka Kebakaran Jenggot, Langsung Rilis Pengungkapan Kasus Penyalahgunaan BBM
Satu Keluarga di Pemana Dikeroyok 30 Orang, Rumah Korban Dibongkar dan Dibakar
Bom Hantam Gereja Katolik di Papua Tengah, 5 Korban Dibawa Lari ke Rumah Sakit 
Tim Polda NTT Kena Prank, Gula Halus Dikira Sabu, 2 Terduga Pelaku Dibebaskan
Operasi Narkotika di Maumere, Tim Polda NTT Diduga Salah Tangkap, Gula Halus Dikira Sabu
Imam Katolik di Sikka Dianiaya Umat Sendiri
Hakim Tolak Praperadilan Penetapan dan Penahanan Tersangka TPPO Eltras Pub Maumere
Jaksa di Sikka Minta Penyidik Kasus Pembunuhan Noni Dalami Keterlibatan Pelaku Lain

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru