Umat Katolik Memasuki Masa Puasa

0
72
Umat Katolik Memasuki Masa Puasa
Ilustrasi
Maumere-SuaraSikka.com: Hari ini, Rabu (26/2), umat Katolik di seluruh dunia, memasuki masa puasa. Dalam tradisi Gereja Katolik, dikenal sebagai Rabu Abu.
Rabu Abu, hari pertama puasa, secara harfiah adalah pemberian tanda pada dahi umat Katolik. Umat Katolik berduyun-duyun ke Gereja, mengikuti perayaan ekaristi, dan menerima abu yang ditandai di dahi.
Dalam ibadat gereja-gereja di seluruh dunia, abu pembakaran daun palem dicampur dengan air atau minyak suci, lalu diberikan dalam bentuk tanda salib di dahi umat.
Abu daun palem yang digunakan pada Rabu Abu berasal dari perayaan Minggu Palem tahun sebelumnya. Minggu Palem merupakan perayaan kembalinya Yesus ke Jerusalem saat Dia disambut kerumunan orang yang melambaikan daun palem atau palma.
Pemberian tanda salib dengan abu itu disertai kata-kata, “Bertobatlah, dan percaya pada Injil” atau “Ingat bahwa kamu berasal dari debu, dan kamu akan kembali menjadi debu”.
Rabu Abu merupakan awal masa Pra-Paskah, periode pertobatan dan refleksi selama 40 hari yang memperingati pencobaan dan pergumulan yang dihadapi Yesus selama periode yang sama di padang pasir.
Praktik menandai dahi dengan simbol tobat, berkabung, dan kematian pada awalnya dijalankan Gereja Katolik Roma. Namun, Christian Today mencatat bahwa Gereja Metodis, Episkopal, Presbiterian, Lutheran, dan denominasi Protestan lainnya kini juga mempraktikkannya.
Rabu Abu tahun ini jatuh pada Rabu ini, 26 Februari 2016, menjelang Paskah yang jatuh pada tanggal 12 April mendatang.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini