Waspada! Virus Babi Sudah Masuk Pulau Timor, Berpotensi Merambat ke Flores

Avatar photo

- Redaksi

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 8 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha

Maumere-SuaraSikka.com: Virus babi Afrika yang biasa disebut African Swine Fever (ASF), kini sudah masuk Pulau Timor. Sangat berpotensi virus ini masuk ke Pulau Flores, termasuk Kabupaten Sikka.
Informasi ini disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha, Kamis (27/2), saat membuka Workshop Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman ASF. Workshop ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Pertanian, dihadiri kurang lebih 103 peternak, pengusaha, penjagal, dan pemasok ternak babi.
“Di Pulau Timor sudah ada kematian massal. Nah, ini cepat atau lambat, suka tidak suka, berpotensi masuk ke Sikka,” ungkap Mauritz da Cunha.
Dia mengatakan wilayah Kabupaten Sikka sangat terbuka, baik dari darat, laut maupun udara. Sementara itu lalulintas ternak babi ataupun bahan makanan dengan olahan daging babi, juga cukup tinggi. Karena itu sangat memungkinkan sekali virus ASF masuk ke daerah ini.
Dia menyampaikan sampai dengan sekarang belum ada vaksin untuk mencegah ASF. Jika virus ini sudah menyerang, maka besar kemungkinan semua ternak babi akan habis dengan sendirinya.
Menyikapi itu, kata dia, Dinas Pertanian menggelar workshop sebagai antisipasi untuk mencegah masuknya virus ASF. Dia mengajak semua peternak, pengusaha, dan masyarakat bergandeng tangan mengantisipasi virus yang mematikan ini.
“Kita harus bergandengan tangan, kerja sama untuk pencegahan. Saya sangat berharap partisipasi semua pihak. Kesadaran bersama menjadi faktor yang paling penting,” ajak dia.
Workshop ini diikuti lebih dari 100 orang dari berbagai unsur. Hadir juga para peternak, pengusaha, penjagal, pemasok dan pemerhati peternakan.*** (eny)
Baca Juga :  Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terkait

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD
Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik
Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa
Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores
Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat
Gempa Hebat di Sikka, 4 Orang Meninggal Dunia
Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan
Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Sikka Gencar Distribusi Logistik, Pastikan Tidak Ada Penumpukan Bantuan di Posko BPBD

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:00 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Tektonik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:36 WITA

Penempatan Pos Pendamping Nasional di Maumere, Percepat Distribusi Logistik untuk Wilayah Terdampak Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:45 WITA

Paus Leo XIV Sampaikan Belasungkawa dan Solidaritas untuk Korban Gempa Flores

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:26 WITA

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 10:29 WITA

Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:07 WITA

Lima Orang Tewas Akibat Gempa 7,7 Magnitudo di Flores

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:40 WITA

Flores Bergetar Hebat, Gempa 7,7 Magnitudo, 1 Warga Maumere Meninggal Dunia

Berita Terbaru

Sebuah rumah di Kecamatan Palue rusak parah akibat diguncang gempa bumi, Sabtu (15/8)

Bencana Alam

Palue Paling Fatal, 141 Rumah Rusak Berat

Selasa, 18 Agu 2026 - 08:26 WITA