Anak 7 Tahun dari Watugong Meninggal Akibat DBD, Korban ke-14
Dibaca 22 kali
Direktur RSUD TC Hillers Mercy Pareira mendampingi Menkes RI kunjungan ke Maumere
Maumere-SuaraSikka.com: Kematian akibat demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sikka belum juga berakhir. Seorang anak berusia 7 tahun dari Desa Watugong Kecamatan Alok Timur, dikabarkan meninggal Senin (9/3) di RSUD TC Hillers Maumere.
Direktur RSUD TC Hillers Maumere Mercy Pareira membenarkan kasus kematian pasien akibat DBD. Korban bernama Theresia Bergita, meninggal jam 19.40 WITA.
“Iya betul, korban dari Brati Watugong. Meninggal jam 19.40 WITA. Pasien ini dirujuk dari Puskesmas Kewapante,” jelas Dokter Mercy melalui WhatsApp.
Kematian bocah perempuan ini menjadi sangat ironi. Pasalnya, beberapa jam sebelumnya Menteri Kesehatan RI Terawang Agus Putranto melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sikka. Dia sempat mengunjungi pasien DBD di rumah sakit itu.
Dalam momen kunjungan itu, Menkes menyalurkan banyak logistik dan menempatkan puluhan personel tenaga kesehatan, dokter, dan perawat. Dia berharap motivasi ini bisa menekan angka kematian.
Hingga kemarin, sudah terjadi 1.195 kasus dengan 14 kematian. Lebih dari 100 pasien DBD sedang dirawat intensif di sejumlah fasilitas kesehatan. Pasien terbanyak dirawat di RSUD TC Hillers Maumere.*** (eny)