Pasien Rujukan Lembata Dioperasi Petang Tadi

0
115
Pasien Rujukan Lembata Dioperasi Petang Tadi
Ruang Operasi di RSUD TC Hillers Maumere
Maumere-SuaraSikka.com: Pasien rujukan dari Kabupaten Lembata yang menderita usus buntu akut akhirnya dioperasi Minggu (15/3) petang tadi. Proses operasi selama kurang lebih 2 jam, berlangsung lancar dan aman.
Informasi yang dihimpun media ini, pasien dibawa ke kamar operasi pukul 18.00 Wita. Setengah jam kemudian proses operasi berlangsung. Operasi dilakukan oleh dua dokter spesialis bedah yaitu Dokter Komang Agus dan Dokter Stef Soka dibantu perawat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus yang dihubungi media ini, memastikan operasi telah dilaksanakan.
“Sudah selesai operasi. Berlangsung aman. Pasien baik-baik saja,” jelas Petrus Herlemus.
Sebagaimana diketahui, KM, pasien rujukan dari Lembata sempat menjadi heboh karena penanganannya sesuai prosedur tatalaksana WHO. Sejak dari Lembata, dia sudah dirawat di Ruang Isolasi. Begitu pun ketika riba di RSUD Maumere, Minggu (15/3) dinihari, dia langsung ditempatkan di Ruang Isolasi.
KM bersama istrinya yang berinitial YW diketahui berada di Inggris selama 15 tahun. KM bekerja sebagai sopir. Sedangkan YW sebagai ibu rumah tangga. Inggris merupakan salah satu negara yang terkena dampak virus Covid 19.
Keduanya kembali ke Indonesia pada tanggal 28 Pebruari 2020, transit via Pelabuhan Internasional Qatar selama 1 hari. Pada saat tiba di Jakarta, pasangan suami istri ini menetap selama 1 minggu. Selanjutnya menuju ke Lembata, dan tiba pada tanggal 9 Maret 2020 menggunakan Pesawat Trans Nusa.
Pada Jumat (13/3), KM mengeluh sakit pada bagian perut. Kemudian dia melakukan pemeriksaan medis pada dokter praktik. Dokter mendiagnosa KM menderita usus buntu, dan disarankan pemeriksaan lebih lanjut. Lalu KM dan istrinya menuju IGD RSUD Lembata untuk melakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan tim medis, pasien didiagnosa menderita gejala infeksi usus buntu akut, dan direncanakan untuk dioperasi. Gejala lainnya yakni pasien juga menderita batuk pilek dan panas sejak 3 hari sebelumnya. Dan hasil pemeriksaan suhu tubuh pasien adalah 38 derajat Celsius. Sedangkan Istri pasien juga menderita batuk pilek sehari sebelumnya.

Terkait gejala penyakit tersebut, pihak RSUD Lembata melakukan tindakan antisipasi dan pantauan terhadap kemungkinan kedua pasien terinfeksi virus Covid 19. Hal tersebut dikarenakan selama ini pasangan suami istri ini berada di Inggris yang merupakan salah satu negara yang terkena dampak virus Covid 19.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini