Daun Kelor Sangat Strategis Cegah Stunting
Dibaca 12 kali
Julie Laiskodat sedang menanam pohon kelor di Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari, Minggu (15/3)
Maumere- SuaraSikka.com: Daun kelor memiliki banyak manfaat. Salah satu yang sangat strategis yakni bisa mencegah penyakit stunting.
Untuk menggelorakan semangat budidaya kelor, anggota Komisi IV DPR RI Julie Laiskodat berkesempatan menanam pohon kelor pada kebun yang terletak di kompleks Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari, Minggu (15/3). Kegiatan ini bersamaan dengan reses perdana politisi Partai Nasdem itu.

“Stunting di NTT cukup tinggi. Padahal sebenarnya pencegahannya gampang, cukup dengan konsumsi kelor. Karena itu saya ajak, mari kita giat menanam pohon kelor,” ujar istri Gubernur NTT itu.
Budidaya kelor merupakan salah satu program Gubernur NTT Viktor Laiskodat. Namun hingga kini belum diketahui sejauh mana antusias masyarakat terhadap hal ini.
Julie Laiskodat mengatakan menurut peneliti dunia, kelor dari NTT disebut terbaik di dunia, selain dari Spanyol. Dengan prestasi itu, hemat dia, mestinya gizi masyarakat NTT juga cukup baik sekiranya terus mengonsumsi kelor.
Bagi Julie Laiskodat, budidaya kelor tidak boleh hanya berhenti pada menanam saja. Karena selain mencegah stunting, katanya, kelor bisa memberikan dampak peningkatan pendapatan bagi masyarakat. Hasil olahan kelor bisa melahirkan pelbagai macam produksi seperti sabun, teh, dan kopi.
“Saya sudah masuk ke hotel-hotel untuk mengimbau agar menyajikan kopi kelor, teh kelor, dan siapkan sabun kelor,” ujar dia.
Julie Laiskodat menanam sebuah pohon kelor di kebun Rujab Bupati Sikka di Jalan Eltari. Penanaman simbolis dilakukan secara massal bersama Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo, Ketua PKK Sikka Ani Idong, dan Kepala Dinas Pertanian Mauritz da Cunha.
Rencananya Kelompok Tani Mukjizat Ilahi pimpinan Marsel Isak akan menanam 5.000 pohon kelor di kebun itu. Dalam 2 tahun terakhir ini Marsel Isak bersama 50 anggota kelomlok tani sudah menanam 30.000 anakan kelor di berbagai wilayah di Kabupaten Sikka.*** (eny)