Kadis Kesehatan Bantah Informasi 2 Korban Mati Akibat DBD
Dibaca 13 kali
Kadis Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus (kiri) mendampingi Kapolda NTT menjenguk pasien DBD di RSUD TC Hillers Maumere pekan lalu
Maumere-SuaraSikka.com: Dua akun Facebook berbeda, Selasa (17/3) hari ini, menginformasikan tentang kematian 2 korban di Kabupaten Sikka akibat demam berdarah dengue (DBD). Kepala Dinas Kesehatan setempat Petrus Herlemus langsung membantahnya.
Petrus Herlemus yang diklarifikasi terkait informasi kematian 2 korban akibat DBD, mwnjawab bahwa informasi tersebut tidak benar.
“Tidak benar informasi tersebut. Benar bahwa ada kematian, tapi bukan diakibatkan karena DBD,” ujar dia.
Terkait informasi yang tidak benar tersebut, rencananya Petrus Herlemus akan berkoordinasi dengan Polres Sikka untuk menertibkan akun-akun facebook yang memberikan informasi meresahkan.
“Saya akan konfirmasi dengan Pa Kapolres tentang akun yang meresahkan ini. Harus disikapi,” tegas dia.
Hingga siang tadi, data yang diterima dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, kasus DBD sudah mencatat 1.374 kasus, di mana 14 di antaranya meninggal. Terdapat 70 pasien DBD yang sedang menjalani perawatan, terdiri dari 47 di RSUD TC Hillers Maumere, 22 di RS Santo Gabriel Kewapante, dan 1 di RS Santa Elisabeth Lela.
Meski jumlah kasus bertambah, kata dia, secara umum terjadi kecenderungan penurunan jumlah kasus dari hari ke hari. Hari ini misalnya, tambah dia, hanya ada 8 kasus baru.
Pihaknya terus melakukan intervensi secara ketat di beberapa kecamatan seperti Kecamatan Alok, Alok Timur, Alok Barat, kota, Nita, Kangae dan Bola.*** (eny)