Penjabat Sekda Sikka Tegaskan Tidak Ada Imbauan Toko Tutup Jam 6 Sore

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 23 Maret 2020 - 21:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 31 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Sekda Sikka Wilhelmus Sirilus

Penjabat Sekda Sikka Wilhelmus Sirilus

Maumere-SuaraSikka.com: Pemjabat Sekda Sikka Wilhelmus Sirilus menegaskan tidak ada imbauan dari pemerintah terkait penutupan toko dan kios pada pukul 18.00 Wita untuk mencegah penularan Covid 19. Pernyataan ini untuk membantah informasi yang simpang siur di tengah masyarakat.

Dia mengatakan bahwa benar ada konsep seperti itu. Namun pada akhirnya dibatalkan setelah mendapat petunjuk dari Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.

“Ya itu masih konsep. Tapi akhirnya tidak diberlakukan setelah ada imbauan dari Bupati,” jelas Penjabat Sekda di Aula Dinas Kesehatan Sikka, Senin (23/3).

Wilhelmus Sirilus mengakui bahwa surat yang bersifat konsep itu sempat tersebar di berbagai media sosial. Tapi dia tidak mau menjelaskan bagaimana ihwalnya surat tersebut menjadi ramai diperbincangkan netizen.

“Pokoknya tidak ada imbauan seperti itu. Itu masih konsep, dan tidak diberlakukan. Kalau terjadi hal yang luar biasa baru diberlakukan,” jelas dia sambil buru-buru meninggalkan wartawan.

Sebelumnya beredar sebuah surat yang bersifat pengumuman, antara lain meminta toko dan kios ditutup pada pukul 18.00 Wita. Surat ini dikeluarkan oleh Penjabat Sekda yang juga sebagai Ketua Satuan Gugus Tugas Covid Kabupaten Sikka.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Surat tersebut belum ditandatangani Wilhelmus Sirilus dan belum diberi stempel. Namun redaksional pengumuman menjadi rancu karena diberlakukan mundur sejak 22 Maret 2020 sampai 4 Maret 2020. Surat yang terlanjur diposting di jaringan facebook ini, mendapat tanggapan beragam dari netizen.

Tidak lama berselang, muncul lagi surat pengumuman yang isinya sama, semacam revisi atas surat sebelumnya. Dalam surat revisi ini, Penjabat Sekda sudah membubuhkan tanda tangan, namun belum ada stempel. Redaksi masa berlaku sudah diubah, menjadi 22 Maret 2020 sampai 4 April 2020.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru