Maumere-SuaraSikka.com: Satuan Gugus Tugas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Sikka, Sabtu (28/3) malam, merilis data perkembangan Covid di daerah itu. Kecamatan Alok Timur paling tinggi dan berada di rangking atas.
Data tersebut dibeberkan Sekretaris Satgas Covis Sikka Petrus Herlemus pada rapat evaluasi di Aula Kantor Dinas Kesehatan. Data yang dibeberkan itu akumulasi dari 11 Maret 2020 hingga 27 Maret 2020.
Untuk di Kabupaten Sikka, ada 3 kategori level, yakni orang tanpa genjala (OTG), orang dalam pemantauan (ODP), dan pasien dalam pengawasan (PDP). Belum ada yang masuk ke level suspek hingga positip.
Dari tiga level ini, Alok Timur mencatat posisi teratas dengan 346 OTG, 9 ODP, dan 1 PDP. Munculnya 1 PDP dari Alok Timur memperkuat posisi Alok Timur di puncak data, karena di 20 kecamatan yang lainnya belum ada kasus PDP.
Dua kecamatan di dalam kota juga terbilang cukup tinggi. Kecamatan Alok dengan 346 OTG dan 6 ODP, dan Kecamatan Alok Barat dengan 121 OTG dan 9 ODP. Lalu menyusul Kecamatan Kangae dengan 110 OTG dan 1 ODP.
Kecamatan-kecamatan yang lain tercatat antara 6-71 OTG dan 0-7 ODP. Hanya ada 3 kecamatan yang masih nihil ODP, yaitu Magepanda, Lela dan Tanawawo.
Dokter Asep Purnama berpendapat sedikit ekstrim. Menurut dia, apapun levelnya, baik itu OTG, ODP, maupun PDP, harus dianggap sebagai positip. Hal ini bukan untuk menakut-nakuti, tapi lebih kepada upaya meningkatkan kewaspadaan dalam pencegahan Covid 19.*** (eny)















