Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 30 orang pelintas jalan antar kabupaten diminta untuk istirahat. Pasalnya, setelah dilakukan pengecekan, ternyata suhu tubuh mereka di atas 37 derajat Celsius.
Para pelintas jalan ini melewati jalan Trans Flores Maumere-Larantuka, tepatnya di perbatasan Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flotim. Satgas Pencegahan Covid 19 Kabupaten Sikka menempatkan sejumlah petugas di Desa Hikong Kecamatan Talibura, yang jaraknya kurang lebih 1 kilometer dari perbatasan dua kabupaten itu.
Pantauan media ini, Posko Pengamanan Perbatasan persis di depan SDK Hikong. Sejumlah petugas dari Dinas Perhubungan Sikka memberhentikan semua kendaraan bermotor yang melintasi perbatasan. Para pelintas jalan termasuk penumpang bus antar kota dan travel, langsung diarahkan ke tempat pemeriksaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum dilakukan pemeriksaan, para pelintas jalan terlebih dahulu mencuci tangan dengan air mengalir dan membersihkan dengan sabun.
Seorang petugas kesehatan lalu mengukur suhu tubuh dengan thermogun. Petugas kesehatan lainnya mencatat data identitas diri dan riwayat kesehatan pelintas jalan.
Wakil Sekretaris Satgas Covid Sikka Mohamad Daeng Bakir tampak ikut memantau kegiatan pengamanan di perbatasan. Kepala BPBD Sikka itu berkoordinasi dengan para petugas posko untuk mendapatkan informasi dan data terkait aktifitas pengamanan.
“Sampai siang ini ada 102 orang yang melintas, baik dari Sikka menuju Flotim, juga sebaliknya. Ada 30 orang yang suhu tubuh di atas 37 derajat Celsius,” jelas Mohamad Daeng Bakir.
Terhadap kondisi ini, lanjut dia, petugas medis meminta untuk tidak langsung melanjutkan perjalanan, tetapi disarankan beristirahat 15 menit. Setelah waktu istirahat selesai, dilakukan kembali pengukuran suhu tubuh. Jika sudah normal, yang bersangkutan diizinkan melanjutkan perjalanan.
Pengetatan transportasi darat antar kabupaten, sudah memasuki hari keenam, sejak dikeluarkannya Surat Edaran Bupati Sikka. Ada tiga titik posko pengamanan di darat. Selain di Desa Hikong, juga di Desa Wolowiro Kecamatan Paga dan Desa Reroroja Kecamatan Magepanda. Dua desa terakhir ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Ende.*** (eny)















