Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 233 penumpang KM Lambelu akan turun di Pelabuhan Laurens Say Maumere, Senin (6/4) besok malam. Pemkab Sikka pastikan akan melakukan karantina terpusat di beberapa tempat.
Kepastian karantina terpusat disampaikan Penjabat Sekretaris Kabupaten Sikka Wilhelmus Sirilus kepada media ini, Minggu (5/4) malam di Aula Kantor Dinkes Kabupaten Sikka.
Wilhelmus Sirilus baru saja memimpin rapat koordinasi bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah. Sebelumnya, rapat koordinasi ini dipimpin langsung Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Penjabat Sekda Sikka yang juga Ketua Satgas Pencegahan Covid Sikka menegaskan pemerintah daerah berupaya memutuskan mata rantai penularan virus corona. Untuk itu semua penumpang yang turun dari KM Lambelu harus dikarantina secara terpusat.
Wilhelmus Sirilus mengatakan pemerintah sudah menyiapkan sejumlah tempat. Dia tidak menyebutkan nama tempatnya. Dia meyakini tempat-tempat yang sudah disiapkan layak dijadikan karantina terpusat.
Dia menambahkan Satgas Covid Sikka akan menerapkan prorokoler pemeriksaan terhadap semua penumpang dan barang yang dibawa. Setelah itu para penumpang akan dimobilisasi ke tempat karantina dengan 5 buah kendaraan yang sudah disiapkan.
Selama di tempat karantina, lanjutnya, mereka yang sedang menjalani karantina tidak bisa dikunjungi oleh siapapun. Di tempat karantina, disiapkan petugas kesehatan dan personil keamanan.
KM Lambelu dijadwalkan tiba di Pelabuhan Laurens Say pukul 21.00 Wita. Penjabat Sekda Sikka sudah berkoordinasi dengan Kepala Pelni Maumere agar diupayakan kapal tersebut berlabuh pada Selasa (7/4) pagi sehingga memudahkan proses pemeriksaan kesehatan dan mobilisasi ke tempat karantina.
Sebelumnya, Kelompok Cipayung yang terdiri dari PMKRI Maumere dan GMNI Maumere dalam aksi petang tadi, mendesak Pemkab Sikka melakukan karantina terpusat kepada semua penumpang yang turun di Pelabuhan Laurens Say Maumere.*** (eny)















