El Asamau Umumkan Dirinya Positip Covid 19

0
63
El Asamau Umumkan Dirinya Positip Covid 19
El Yohanis Asamau dalam sebuah kesempatan di Labuan Bajo beberapa waktu lalu (foto: istimewa)

Maumere-SuaraSikka.com: Langkah berani ditempuh El Yohanis Asamau. ASN Pemkab Alor ini mengumumkan sendiri bahwa dirinya positip Covid 19.

Sebelumnya ramai beredar informasi simpang siur setelah Jurubicara Pemerintah untuk Penanganan Covid 19 Achmad Yurianto, Kamis (9/4/) kemarin, mengumumkan 1 orang NTT positif terpapar virus corona.

Tidak mau menunggu lama lagi, apalagi Satgas Covid NTT baru berencana umumkan Jumat (10/4), El Asamau pun langsung ambil sikap. Dini hari tadi, warganet di NTT dikejutkan dengan pengakuan terbuka pria yang sedang mengikuti kursus persiapan studi S3 di Amerika ini.

Melalui akun YouTubenya, El Asamau mengumumkan sendiri bahwa ia positif terjangkit Covid 19. Pengakuan ini pun viral, dan terbuka dikonsumsi publik.

“Saya El Asamau. Saya baru divonis menderita atau positif Covid 19, corona yang lebih dikenal. Mungkin tadi banyak sekali teman-teman atau keluarga kakak adik yang menelepon konfirmasi secara langsung,” ungkap dia jujur.

El Asamau yang kini sedang dirawat di RS WZ Johanes Kupang, mengaku kondisinya baik-baik saja, tidak menunjukkan gejala sakit seperti pasien lainnya yang sering batuk, pilek dan sesak napas. Dia mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan tenaga medis yang merawatnya dengan tulus dan profesional.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Rumah Sakit Umum Prof. Dr. Johanis Kupang karena perawatnya luar biasa, dokter-dokternya juga luar biasa. Saya waktu pertama sudah merasakan keramahan dan profesionalisme dari mereka di sini,” katanya.

El Asamau mengatakan, saat ini kondisi kesehatannya baik-baik saja. Ia tidak menunjukkan gejala sakit seperti pasien lainnya yang sering batuk, pilek dan sesak napas.

“Kondisi saya sekarang ini sangat stabil. Karena gejala-gejala yang muncul pada penderita suspek itu gejala demam dan lain-lain, tetapi saya puji Tuhan dalam kondisi yang prima,” ungkapnya.

El Asamau kemudian membeberkan kronologi awal dia terserang virus corona. Menurutnya, kemungkinan dia terserang virus corona saat di Jakarta ketika mengikuti kelas pertemuan untuk melanjutkan studi doktornya di Amerika Serikat. Sebelum ke Jakarta, dia sempat mengunjungi Yogyakarta.

“Saya dari Alor dan sementara kegiatan untuk studi lanjut di Jogyakarta tetapi waktu keberangkatan kami ke Jogjakarta sebelum ada larangan atau semacam informasi dari WHO untuk tidak beraktifitas dan lain sebagainya di luar rumah. Sehingga bulan lalu tanggal 1 Maret saya sudah ada di Jogyakarta dan kelas pertemuan kami berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

El Asamau menuturkan selama di Jakarta, kemungkinan dia terjangkit virus corona di sana. Namun, saat itu dirinya tidak menunjukkan gejala seperti pasien penderita Covid pada umumnya yang menunjukkan gejala; batuk, pilek dan sesak napas.

“Satu minggu setelah di Jogya, kami dipanggil untuk kegiatan di Jakarta. Nah, selama kegiatan satu minggu di Jakarta ini kemungkinan besar saya terpapar di sana. Itu berlangsung dari tanggal 9-11 Maret. Tanggal itu saya merasa bahwa kondisi tubuh saya tidak berubah karena memang waktu dari Alor pun juga saya sering meriang, karena mungkin kelelahan dan saya merasa agak sedikit bermasalah dengan lambung sehingga saya merasa saya itu memang asam lambung. Sehingga kondisi tidak berubah, saya tetap meriang, badan sakit, dan itu berlanjut sampai kegiatan di Jakarta,” bebernya.

Dia juga menyampaikan untuk teman-teman yang sempat bersentuhan atau berinteraksi dengan dirinya, pasti akan kaget.

“Saya juga kaget sekali tadi. Tapi saya coba berpikir kenapa sudah hampir 20 hari, saya masih dalam keadaan stabil karena aktivitas selama 20 hari ini saya bawa dengan hal-hal yang positif. Segala hal tentang stres dan lain-lain, saya coba buang, saya mendengar musik, saya membaca, saya menulis, saya coba ikut kegiatan penggalangan dana untuk Covid dan lain sebagainya. Dan saya rasa ini sangat membantu sekali. Mungkin kita harus takut, waspada wajib. Namun, namanya virus tidak terlihat ini bisa terpapar kapan saja. Kalau saya kasusnya tanpa disengaja, tanpa saya sadari, tanpa bermaksud apa-apa,” ujarnya.

Melalui akun youtubenya, El Asamau meminta dukungan doa dari seluruh masyarakat NTT agar dia bisa kembali pulih.

“Tolong jangan tanya bagaimana kondisi karena saya baik-baik saja. Tetapi saya minta berikanlah kata-kata yang memotivasi saya, setidaknya saya bisa request hal apa yang menjadi kesan positif yang baik dari saya selama ini untuk teman-teman. Sehingga saya termotivasi untuk bisa sembuh. Dengan imun yang baik, dengan makan yang baik, saya bisa pulih,” ungkap El Asamau.

Langkah El Asamau mengumumkan dirinya positip corona mendapat apesiasi dari banyak orang. Terutama karena dia begitu tegar dan tenang saat menyampaikan informasi positip corona.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini