Maumere-SuaraSikka.com: Pasca keluarnya hasil swab ABK Lambelu, di mana 26 orang dinyatakan positip Covid 19, maka sebanyak 173 warga Kabupaten Sikka yang sedang menjalani karantina dinaikkan statusnya menjadi orang tanpa gejala (OTG).
Hal ini disampaikan Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang ditemui di Aula Kantor Dinkes Sikka, Senin (13/4) siang. Status OTG kepada 173 orang yang merupakan peumpang KM Lambelu ini diberlakukan mulai hari ini.
“Dengan hasil di Sulawesi, hari ini juga yang ada di lokasi karantina, kita pindahkan menjadi OTG,” jelas Petrus Herlemus kepada media ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan ABK Lambelu melayani semua penumpang di atas kapal. Karena itu bisa saja sudah ada kontak erat dengan para penumpang.
Menyusul informasi tentang status 26 ABK, Petrus Herlemus yang juga Kepala Dinas Kesehatan Sikka langsung menggelar rapat internal bersama semua staf Dinas Kesehatan Sikka.
Pertemuan internal ini untuk menetapkan langkah-langkah penanganan kuratif. Sejauh ini sedang disiapkan strategi penanganan medis.
Sebanyak 173 warga sedang menjalani karantina di Gedung SCC dan Rujab Bupati Sikka. Petugas kesehatan telah melakukan rapid test terhadap 170 orang pada Sabtu (11/4). Tiga balita tidak dilakukan rapid test.
Dari hasil rapid test pertama, 3 orang disebut terindikasi terjangkit Covid 19. Rencananya rapid test kedua akan dilakukan pada Sabtu (18/4) mendatang.*** (eny)















