Pasutri Nebe Dievakuasi ke Ruang Isolasi

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 13 April 2020 - 15:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 12 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasutri asal Nebe tiba di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Senin (13/4)

Pasutri asal Nebe tiba di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere, Senin (13/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Pasangan suami istri dari Desa Nebe Kecamatan Talibura Kabupaten Sikka, VF dan SRS, dievakuasi dari Gedung SCC ke Ruang Isolasi RSUD TC Hillers Maumere.

Pantauan media ini, sebuah ambulance mengangkut suami istri ini ke ruang isolasi. Ambulance tiba pukul 14.01 Wita. VF dan SRS duduk di bagian belakang. Keduanya langsung turun.

Pasutri ini tidak langsung masuk ke ruang isolasi. Bebeberapa petugas kesehatan yang ada di situ meminta keduanya istirahat sebentar di halaman depan, karena sedang ada penyemprotan ruangan isolasi. Kurang lebih 11 menit kemudian, pasutri ini masuk ke dalam ruangan isolasi.

VF mengenakan baju kaos oblong berwarna hitam dipadu celana jeans belel berwarna biru. Dia memakai topi berwarna hitam. Hidung dan mulutnya ditutup dengan masker.

Sementara istrinya SRS mengenakan baju kaos oblong berwarna putih. Sebuah tas digantungkan ke lengan. Perempuan berusia 25 tahun ini membawa sebuah dos, diperkirakan isinya tambahan makanan untuk ibu hamil. Perempuan ini kabarnya sedang hamil.

Baca Juga :  PDI Perjuangan Lepas Kapal RS Laksamana Malahayati Bantu Korban Gempa di NTT

Sebelumnya Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus yang ditemui di Aula Kantor Dinkes Sikka mengatakan pasutri asal Nebe akan dievakuasi ke ruang isolasi. Proses rapid test terhadap 2 orang ini akan dilaksanakan di ruang isolasi.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru