Korban Tenggelam di Lela Ditemukan 1,5 Kilometer dari Lokasi Kejadian

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 14 April 2020 - 15:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 35 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Evakuasi korban dari perairan Napungnao ke atas perahu karet, Selasa (14/4)

Evakuasi korban dari perairan Napungnao ke atas perahu karet, Selasa (14/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Pencarian korban yang tenggelam di perairan Ruwolong Kecamatan Lela Kabupaten Sikka, berhasil di hari ketiga, Selasa (14/4). Korban ditemukan sekitar pukul 14.32 Wita di perairan Napungnao, kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi kejadian.

Jasad Kanisius Johan alias Pewet pertama kali ditemukan nelayan setempat yang ikut membantu melakukan pencarian. Setelah memastikan jasad tersebut adalah korban tenggelam, nelayan kemudian langsung menginformasikan kepada Tim Gabungan Basarnas Maumere.

Mendapat informasi itu, Tim Gabungan Basarnas langsung menuju tempat jasad ditemukan. Korban yang berusia 34 tahun itu langsung diangkat dan dimasukkan ke dalam kantong jenazah berwarna hitam. Tim Gabungan Basarnas kemudian mengevakuasi korban, untuk seterusnya mendapatkan tindakan medis.

Korban ditemukan dalam keadaan terapung, kurang lebih 100 meter dari pinggir pantai. Suasana laut saat itu cukup tenang dan tidak terlalu bergelombang.

Riswan, salah sorang Tim Gabungan Basarnas, memastikan jasad korban sudah ditemukan. Dia sendiri ikut mengangkat jasad korban dari laut ke atas perahu karet.

Baca Juga :  Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Sebelumnya, sempat dilakukan ritual adat di lokasi kejadian. Ritual adat ini dimaksudkan untuk meminta arwah leluhur memberikan petunjuk posisi korban sehingga memudahkan pencarian.

Pewet, warga Varanus Kelurahan Kabor Kecamatan Alok tenggelam di Pantai Ruwolong pada Minggu (12/4). Saat itu dia sedang mandi, dan tidak lama kemudian dihantam gelombang besar. Sejumlah rekannya sempat memberikan pertolongan, namun terkendala derasnya gelombang pasang di pantai selatan.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru