Gedung Kantor Jadi Lokasi Karantina, Staf Dinas Pariwisata “Angkat Kaki”

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 20 April 2020 - 08:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 44 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengosongan Gedung Eks Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani, Minggu (19/4)

Suasana pengosongan Gedung Eks Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani, Minggu (19/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Kepala dan staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka harus “angkat kaki” dari Eks Kantor Bupati Sikka di Jalan Ahmad Yani. Pasalnya kantor itu bakal dijadikan lokasi karantina.

Bupati dan Wakil Bupati Sikka serta sejumlah Bagian Setda Sikka sudah berkantor di lokasi baru di Jalan Eltari. Sehingga Gedung Eks Kantor Bupati Sikka ditempati Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Untuk mengantisipasi kemungkinan pemisahan sebagian warga yang kini sedang menjalani karantina, Satgas Covid telah mengusulkan Eks Kantor Bupati Sikka, yang letaknya tidak jauh dari Gedung SCC.

Dalam rapat evaluasi, Sabtu (18/4), Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menyetujui 2 lokasi baru, yakni Eks Kantor Bupati Sikka dan Puskesmas Waigete.

Terhadap keputusan Bupati Sikka, Kepala dan staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata pun bersiap evakuasi barang dan aset ke lokasi baru di Aula Kantor Kecanatan Alok.

Baca Juga :  PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Pantauan media ini, Minggu (19/4), Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sikka Petrus Wairmahing bersama staf, mulai berbenah. Mereka merapikan dan mengemas seluruh barang dan aset, untuk mengosongkan gedung kantor itu.

Eks Kantor Bupati Sikka berlantai dua itu, memiliki 1 aula dan beberapa ruangan. Diperkirakan 40-50 dari Gedung SCC bisa dialihkan ke situ.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru