Wabah Virus Corona, IDI Sikka Angkat Bicara

0
180
Wabah Virus Corona, IDI Sikka Angkat Bicara
Ketua IDI Sikka Dokter Mario Nara

Maumere-SuaraSikka.com: Pandemi virus corona yang mewabah dunia, ikut “menggoyang” Kabupaten Sikka. Dokter-dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sikka pun akhirnya angkat bicara.

Ketua IDI Sikka Dokter Mario Nara menyinggung lancarnya akses transportasi ke Kabupaten Sikka, baik melalui darat, laut dan udara. Kondisi ini, kata dia, memungkinkan virus corona cukup mudah masuk ke daerah ini.

Di depan puluhan wartawan yang bertugas di Kabupaten Sikka, Rabu (22/4), Dokter Mario Nara meminta seluruh warga masyarakat Kabupaten Sikka untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Mau tidak mau kita harus waspada. Kenapa? Kita ini diapiti sejumlah daerah zona merah, seperti Makasar, Surabaya, Bali, dan NTB. Syukur sampai saat ini kita masih zona hijau, kita masih relatif aman. Tapi karena kelancaran transportasi, mau tidak mau suatu saat covid bisa berada di sini,” ujar dia di Lantai 3 RSUD TC Hillers Maumere.

Terhadap kondisi itu, katanya, kini masyarakat Kabupaten Sikka tengah berhadapan dengan pendemi Covid. IDI Sikka ikut merasa prihatin, apalagi mengingat terbatasnya jumlah dokter dan sumber daya yang ada di RSUD TC Hillers sebagai salah satu rumah sakit rujukan.

Virus corona, kata dia, menular melalui droplet dan kontak pada mata, mulut, dan hidung. Untuk menghindari droplet, katanya, hanya dengan menjaga jarak dan mengenakan masker. Dan untuk menjaga agar mata, hidung dan mulut tidak tertular, cara yang mudah yakni rajin mencuci tangan dengan sabun.

“Yang efektif dilakukan yaitu dengan cara pertama pencegahan, kedua pencegahan, dan ketiga pencegahan,” ujar spesialis anak itu.

Merujuk pada itu, lanjutnya, IDI Sikka ikut mengambil peran melalui sebuah gerakan yang disebut dengan Masker Untuk Indonesia. Gerakan ini berupa membagikan ribuan masker kain kepada masyarakat Kabupaten Sikka.

Selain membagi masker kain, dokter-dokter yang tergabung dalam IDI Sikka, juga akan memberikan edukasi terkait pencegahan virus corona. Edukasi dilakukan agar masyarakat bersama-sama bersatu melawan virus corona, sehingga kasusnya tidak makin meningkat.

Pembagian masker akan dilakukan secara bertahap, dan diprioritaskan kepada warga masyarakat di kecamatan-kecamatan. Rencananya pembagian masker dan edukasi mulai dilakukan besok.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini