21 Warga Karantina Dipindahkan ke Kantor Pariwisata

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 24 April 2020 - 22:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 14 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga karantina bersiap kembali ke rumah masing-masing, Jumat (24/4)

Warga karantina bersiap kembali ke rumah masing-masing, Jumat (24/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 21 eks penumpang kapal Lambelu masih menjalankan karantina terpusat. Kini mereka dipindahkan ke Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka.

Pemindahan dilakukan sejak Jumat (24/4) siang paskah 155 eks penumpang kapal Lambelu lainnya kembali ke rumah masing-masing. Seluruh proses pemindahan dikoordinir BPBD Sikka. Kantor Kebudayaan dan Pariwisata kurang lebih 500 meter dari Gedung SCC.

Awalnya BPBD Sikka hanya mendata 19 orang yang masih menjalani karantina. Mereka itu terdiri atas 8 orang dari Kecamatan Doreng, 6 dari Kecamatan Lela, 2 dari Kecamatan Alok, 2 dari Kecamatan Mapitara, dan 1 dari Kecamatan Nele.

Menyusul setelah itu muncul lagi 1 dari Kelurahan Madawat Kecamatan Alok yang kembali karena tidak nyaman karantina mandiri di rumah, dan 1 dari Kecamatan Kewapante yang ternyata dalam data kependudukan bukan warga di kecamatan itu.

Keputusan untuk memindahkan 21 orang ini, melalui koordinasi dan komunikasi bersama antara Satgas Covid Sikka melalui BPBD Sikka bersama warga tersebut. Warga karantina juga ingin pindah ke tempat yang baru, dengan alasan mendapat suasana yang baru untuk melanjutkan masa karantina.

Pemindahan 21 warga yang masih menjalani karantina, mengakibatkan perubahan dalam berbagai hal. Sistem keamanan misalnya, kini dikonsentrasikan ke lokasi karantina yang baru. Posko BPBD Sikka yang selama ini berada di Gedung SCC dan Rujab Bupati Sikka, juga dipusatkan di lokasi karantina yang baru.

Baca Juga :  Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Akibat pemindahan ke lokasi yang baru, pemerintah daerah setempat harus menyiapkan fasilitas yang baru lagi seperti tempat tidur dan perlengkapannya, serta kebutuhan lainnya.

Belum diketahui 21 warga karantina yang masih bertahan ini, kapan akan kembali ke rumah masing-masing. Informasi yang dihimpun media ini, 8 dari Doreng, 6 dari Lela, dan 2 dari Mapitara, kemungkinan hanya bertahan beberapa hari saja, menunggu koordinasi lanjutan antara camat dan kepala desa.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru