Maumere-SuaraSikka.com: Setelah koordinasi secara bertahap, akhirnya 155 eks penumpang KM Lambelu dipulangkan. Kini tersisa 19 orang saja yang berada di lokasi karantina massal.
Yang masih berada di lokasi karantina yakni 8 dari Kecamatan Doreng, 6 dari Kecamatan Lela, 2 dari Kecamatan Alok, 2 dari Kecamatan Mapitara, dan 1 dari Kecamatan Nele.
Mereka ini belum pulang karena berbagai alasan. Dari Doreng misalnya, Camat Doreng Polikarpus Manase masih berkoordinasi secara lebih baik dengan kepala desa. Warga karantina dari kecamatan ini mendesak untuk pulang, tapi Camat Doreng meminta mereka bertahan 2-3 hari lagi. Sempat terjadi protes dari warga karantina.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara dari Lela, Alok, Mapitara dan Nele, sependapat dengan langkah masing-masing camat, untuk berkoordinasi lebih baik lagi di tingkat desa/kelurahan dan masyarakat sekitar.
Sebelum dipulangkan, masing-masing camat memberikan pengarahan dan penjelasan kepada warganya. Warga karantina diingatkan untuk menjalankan karantina mandiri secara benar.
Pemulangan ratusan eks penumpang KM Lambelu dengan menggunakan beberapa kendaraan dari Lanal Maumere, Satpol PP dan Damkar, bus pelajar, dan dari BPBD Sikka.
Camat Alok Timur Peter Ambrosius mengantar pulang warganya dengan kendaraan operasional camat. Sementara beberapa keluarga menyewa kendaraan sendiri.
Suasana pemulangan warga eks penumpang Lambelu, berjalan sedikit tidak terkoordinir. Kepala BPBD Sikka Mohamad Daeng Bakir berkali-kali terpaksa menyampaikan informasi lewat pengeras suara untuk mengatur proses pemulangan secara baik.*** (eny)















