Penerbangan Terhenti, Sampel Swab Tidak Bisa Dikirim

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 25 April 2020 - 14:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 10 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyemprotan antiseptik sebelum evakuasi ke ruang isolasi, Kamis (23/4) malam

Penyemprotan antiseptik sebelum evakuasi ke ruang isolasi, Kamis (23/4) malam

Maumere-SuaraSikka.com: Kebijakan penghentian sementara penerbangan berdampak kendala besar. Sampel swab dari Kabupaten Sikka bakal tidak bisa dikirim ke Laboratorium BTKL Surabaya.
Akibatnya, tim medis yang bertugas di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere belum melakukan swab terhadap 9 pasien terindikasi Covid 19. Mereka masih menyesuaikan dengan jadwal penerbangan pesawat.
Rencananya swab kepada 9 eks penumpang KM Lambelu ini dilaksanakan pada Jumat (23/4) dan Sabtu (24/4). Namun pelaksanaannya ditunda sebubungan dengan penghentian sementara penerbangan domestik dan internasional sejak 24 April 2020 hingga 1 Juni 2020.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus membenarkan adanya kendala pengiriman sampel swab ke laboratorium di Surabaya. Karena itu, katanya, pengambilan swab baru akan dilakukan setelah mendapat informasi yang pasti tentang jadwal penerbangan.
“Sehingga kami lagi komunikasikan dengan pihak bandara. Dan sudah ada petunjuk dari propinsi bahwa 1-2 hari ini akan ada infomasi dari propinsi tentang bagaimana cara pengiriman sampel swab,” jelas Petrus Herlemus kepada wartawan di Media Center di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Sabtu (25/4).
Menurut dia, informasinya, pemerintah propinsi akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten, untuk pengiriman sampel swab secara serentak. Nantinya ada pesawat yang mendatangi bandara di semua kabupaten yang akan mengirim sampel swab.
“Bagaimana teknisnya, keputusan ada pada Pa Gubernur. Beliau pasti akan mencarikan jalan keluar yang terbaik agar sampel swab bisa dikirim,” ujar dia.
Sambil menunggu pengambilan swab, lanjut dia, 9 pasien yang terindikasi terus menjalani perawatan di ruang isolasi. Dia menyampaikan kondisi 9 orang ini dalam keadaan baik-baik saja.
“Tim medis dan dokter sudah melakukan protokoler kuratif, memberikan obat dan vitamin supaya kondisi tubuh mereka dipertahankan dan sistem imun dinaikkan,” tambah dia.
Sembilan orang ini dinyatakan terindikasi Covid 19 berdasarkan hasil rapid test kedua. Semua mereka berjenis kelamin perempuan, 2 orang menjalani karantina di Rujab Bupati Sikka dan 7 orang menjalani karantina di Gedung SCC. Pada Kamis (23/4) Satgas Covid Sikka mengevakuasi mereka ke ruang isolasi.*** (eny)
Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:45 WITA

Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru