9 Perempuan Terindikasi Bakal Jalani Rapid Test Ketiga

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 April 2020 - 09:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 17 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pengambilan rapid test kedua di Gedung SCC, Minggu (19/4)

Suasana pengambilan rapid test kedua di Gedung SCC, Minggu (19/4)

Maumere-SuaraSikka.com: Kabar baru tentang 9 perempuan eks penumpang KM Lambelu yang terindikasi Covid 19. Rencananya mereka bakal menjalani rapid test ketiga.

Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan rapid test ketiga akan dilaksanakan pada Sabtu (2/5) mendatang.

Rapid test ketiga dilakukan karena sampai dengan Senin (27/4) kemarin, 9 orang ini belum menjalani pemeriksaan swab.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan swab belum bisa dilakukan karena terkendala teknis pengiriman sampel swab akibat kebijakan penutupan sementara jalur penerbangan.

“Belum swab karena penerbangan ditutup sementara. Jadi terhadap mereka kami akan lakukan rapid test ketiga,” ujar Petrus Herlemus, Senin (27/4) kemarin.

Baca Juga :  100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Jika hasil rapid test ketiga menunjukkan gejala non reaktif, maka yang bersangkutan akan dikembalikan untuk selanjutnya melaksanakan karantina mandiri di rumah.

Kalau sebaliknya masih reaktif, ujar dia, maka tetap dalam pengawasan dan perawatan di ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.

Sembilan perempuan ini menunjukkan gejala reaktif berdasarkan hasil rapid test kedua. Pada Kamis (23/4) malam, Satgas Covid Sikka mengevakuasi mereka ke ruang isolasi RSUD TC Hillers Maumere.

Baca Juga :  Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Selama menjalani perawatan di ruang isolasi, Petrus Herlemus mengatakan 9 perempuan ini dalam kondisi sehat. Dokter dan tim medis setiap hari memberikan mereka obat dan vitamin untuk mendukung imun tubuh yang prima.

Dari 179 eks penumpang Lambelu, terdapat 12 orang yang menunjukkan gejala reaktif. Sebelumnya 3 orang terindikasi berdasarkan hasil rapid test pertama. Ketiga orang ini sudah dipulangkan karena hasil pemeriksaan swab negatif.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru