Sikka Alokasikan Rp 5,9 Miliar untuk Petani

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 28 April 2020 - 21:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha

Maumere-SuaraSikka.com: Pemkab Sikka mengalokasikan anggaran senilai Rp 5.981.850.000 untuk petani. Anggaran ini dimanfaatkan untuk pengembangan intensifikasi tanaman padi dan palawija di tengah pandemik Covid 19.

Anggaran sebanyak ini nantinya disalurkan dalam bentuk sarana produksi pertanian (saprotan). Ada enam jenis saprotan yang akan disalurkan yakni padi sawah, kacang hijau, jagung, ubi kayu, ubi talas, dan pisang kepok.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka Mauritz da Cunha yang dihubungi di ruang kerjanya, Selasa (28/4), menjelaskan pihaknya menyiapkan pangan untuk menjaga ketahanan pangan selama masa pandemik Covid 19.

“Situasi sekarang ini di masa pandemik virus corona, orang tidak beraktifitas. Produksi di sini masih rendah. Sementara supply pangan dari luar juga bisa terhambat. Karenanya kita lakukan intensifikasi agar ada cadangan pangan sehingga bisa menjaga stabilitas,” terang dia.

Dinas Pertanian telah mendata 1.040 hektar lahan pertanian milik petani di daerah tersebut. Nantinya lahan seluas ini akan ditanami padi dan palawija.

Secara detail yakni 500 hektar padi sawah, 260 hektar kacang hijau, 100 hektar jagung, 50 hektar ubi kayu, 30 hektar ubi talas, dan 100 hektar pisang kepok.

Baca Juga :  Hari Ini Wapres Gibran Rakabuming Raka Kunjungi Maumere, Bersama Sejumlah Mahasiswa UI

Lahan pertanian ini tersebar di 15 kecamatan yakni Waigete, Waiblama, Magepanda, Talibura, Mego, Tanawawo, Paga, Nita, Koting, Mapitara, Doreng, Hewokloang, Lela, Bola, dan Nele.

Sementara ini Bidang Ketahanan Pangan Dinas Pertanian sedang mempersiapkan administrasi untuk proses lelang saprotan. Diperkirakan bulan Juni saprotan sudah bisa didistribusi ke penerima manfaat.

Selain untuk saprotan, dari anggaran yang ada Dinas Pertanian juga akan membiayai para pekerja yang ikut berproses sejak persiapan lahan hingga masa panen. Perekrutan para pekerja dipertimbangkan dari berbagai aspek.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru