Maumere-SuaraSikka.com: Sebanyak 70 orang yang reaktif rapid test di Kabupaten Sikka, Kamis (7/5), menjalani pemeriksaan swab. Kegiatan ini berlangsung aman dan lancar.
Pemeriksaan swab dilakukan oleh 16 petugas medis, termasuk 3 orang dokter yakni Clara Francis, Trisia da Lopez, dan Santi Delang. Seluruh kegiatan dipimpin Clara Francis selaku Sekretaris Dinas Kesehatan.
Dua jurubicara Satgas Covid Sikka yakni Mohamad Daeng Bakir yang adalah Kepala BPBD Sikka dan Petrus Herlemus yang adalah Kepala Dinas Kesehatan, memantau langsung proses pemeriksaan swab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemeriksaan swab dimulai pukul 13.50 Wita pada lokasi karantina di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sikka. Di tempat ini terdapat 46 reaktif rapid test, semuanya berasal dari Klaster Lambelu.
Mereka ini terdiri dari 9 orang yang reaktif rapid test kedua dan ketiga. Sebelumnya mereka sempat diisolir di ruang isolasi, kemudian dipindahkan ke Kantor Dinas Budpar. Lalu 37 orang lain yang reaktif rapid test ketiga juga mengikuti swab.
Karena jumlahnya banyak, petugas medis membagi dalam 5 regu. Penghuni karantina dipanggil satu persatu dan langsung berhadapan dengan petugas medis.
Setelah di Kantor Dinas Budpar, dokter dan petugas medis bergeser ke Gedung SCC, sekitar 500 meter jauhnya.
Di tempat ini mereka melanjutkan pemeriksaan swab terhadap 23 penghuni karantina di Gedung SCC, terdiri dari 21 Klaster Gowa dan 2 Klaster Magetan.
Sementara 1 eks penumpang Lambelu atas nama DT, warga Desa Detubinga Kecamatan Waiblama, mengikuti pemeriksaan swab di atas mobil ambulance. Dia ini sudah pernah swab pertama dengan hasil negatif. Namun setelah itu reaktif rapid test sehingga dilakukan swab yang kedua.
Pantauan media ini, 2 buah mobil ambulance mengangkut petugas medis yang sudah mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap. Setelah kedatangan petugas medis dan dokter, kegiatan pengambilan lendir pada tenggorokan dan hidung pun mulai dilaksanakan.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus menjelaskan sampel swab dari Sikka akan dijemput Jumat (8/5) dengan pesawat khusus. Uji sampel swab akan diperiksa di laboratorium RSUD WZ Yohanes Kupang.*** (eny)















