Maumere-SuaraSikka.com: Satgas Covid Flotim, Minggu (10/5), berkoordinasi dengan Satgas Covid Sikka. Pasalnya Flotim kekurangan stok VTM (virus transport media).
VTM merupakan media untuk membawa spesimen sampel lendir hidung dan tenggorokan pasien yang telah melalui uji swab.
Jurubicara Satgas Covid Sikka Petrus Herlemus membenarkan ada koordinasi dari Satgas Covid Flotim terkait VTM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Iya betul, ada koordinasi soal VTM. Tetapi kemarin mereka sudah dapat kiriman dari Kupang,” jelas Petrus Herlemus, Senin (11/5).
Informasi dari Larantuka, masih ada 8 eks penumpang KM Lambelu yang hingga kini belum diambil swab. Masalahnya karena ketersediaan stok VTM.
Yang sudah menjalankan swab baru 9 orang, itu pun dilakukan oleh dokter dan tenaga medis dari Maumere. Saat itu dokyer dari Maumere langsung memberikan pelatihan pengambilan swab.
Menurut Jurubicara Satgas Covid Flotim
Agustinus Oggie Silimalar, Flotim sudah mendapatkan bantuan VTM dari Pemprop NTT. Sehingga ke depan akan segera dilaksanakan pengambilan swab untuk 8 orang.
“Kemarin kita ada dapat bantuan VTM dari Provinsi. Dalam waktu dekat ini kami ambil sampel swab untuk 8 orang warga karantina terpusat klaster Lambelu,” katanya, sebagaimana dikutip dari florespos.co.id.
Satu orang eks KM Lambelu, berinital RB, telah dipastikan terpapar positip Covid 19. Perempuan berusia 33 tahun ini telah dievakuasi ke ruang isolasi RSUD Larantuka.*** (eny)















