Uang Lelah Tagana Rp 14 Juta Diduga Hilang, Sedang Ditelusuri

0
85
Uang Lelah Tagana Rp 14 Juta Diduga Hilang, Sedang Ditelusuri
Sejumlah personil Tagana sedang berada di Gedung DPRD Sikka, Senin (12/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Di tengah pandemi virus corona, merebak dugaan hilangnya uang lelah Rp 14 juta milik Tagana Sikka. Kasus ini sedang ditelusuri institusi terkait.

Soal hilangnya uang lelah Tagana terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Sikka dan Pemkab Sikka, Senin (11/5). Masalah ini kembali mencuat dalam RDP lanjutan Selasa (12/5) hari ini.

Diketahui bahwa Tagana Sikka membantu BPBD Sikka dalam penanganan bencana alam. Aktifitas ini dilaksanakan pada 2 kegiatan.

Pertama, pada 2-15 Januari 2020 untuk penanganan banjir bandang di Likot Kecamatan Waigete, angin kencang di Kangae, abrasi di Bangkoor Kecamatan Talibura, lalu Lela dan Sikka di Kecamatan Lela, dan di Kecamatan Doreng.

Lalu kedua, pada Pebruari 2020 keterlibatan 10 orang Tagana Sikka yang terlibat dalam pembangunan MIS Darat Pantai.

Terungkap bahwa terdapat uang lelah Tagana sebesar Rp 14 juta yang sudah diserahkan BPBD Sikka kepada Dinas Sosial Sikka.

Informasinya menjadi simpang siur karena versi Dinsos sudah didistribusikan, tapi di versi Tagana belum didistribusi.

Sekretaris Dinsos Sikka Ferry Hermanus Dindus mengaku hanya sekali menerima uang lelah Tagana untuk didistribusikan. Dan dia mengaku sudah mendistribusikan uang lelah kepada yang berhak menerima.

“Sudah saya bayarkan semuanya, saya punya dokumen lengkap,” ungkap dia.

Benny Dagha dari Tagana Sikka menyampaikan untuk keterlibatan pada Pebruari 2020, Tagana sudah menerima uang lelah, langsung dari BPBD Sikka.

Sementara keterlibatan pada 2-15 Januari, ada banyal sekali personil Tagana yang terlibat. Namun pada akhirnya yang menerima uang hanya 5 orang saja.

“Dari 5 orang itu, ada 1 orang yang mengaku tidak terima, tapi ada tanda tangan penerima, padahal yang bersangkutan tidak pernah tanda tangan,” jelas Benny Daga.

Kepala Dinas Sosial Delly Pasande berjanji akan menelusuri kasus ini. Dia akan melakukan pemeriksaan terhadap PNS staf Dinsos dan personil Tagana yang terlibat pada urusan uang lelah Tagana.*** (eny)

TINGGALKAN BALASAN

Silahkan ketik komentar anda
Silahkan ketik nama anda di sini