Seniman Mural Edukasi Pemakaian Masker

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 18 Mei 2020 - 12:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 94 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seniman mural sedang melukis pada sebuah tembok di Kelurahan Kota Uneng, Jumat (15/5)

Seniman mural sedang melukis pada sebuah tembok di Kelurahan Kota Uneng, Jumat (15/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Ada saja cara memberikan edukasi pemakaian masker. Gaya khas dilakukan seniman mural di Kabupaten Sikka.

Seperti yang disaksikan media ini, Jumat (15/5), seniman mural di Kelurahan Kota Uneng mengecat tembok di Jalan Pekuburan Cina, depan Kantor Lurah Kota Uneng. Mereka menggambar pasangan suami isteri renta usia, yang sedang mengenakan masker.

Michael Richardo Sengi, salah satu seniman mural di Kabupaten Sikka mengaku prihatin dengan perilaku masyarakat di Kabupaten Sikka yang kurang kesadaran mengikuti imbauan pemerintah agar jaga jarak, pakai masker, dan rajin cuci tangan.

Dari keprihatinan tersebut, katanya, seniman mural berinisiatif terlibat dalam edukasi, dengan menyalurkan bakat dan minat mereka melalui keterampilan memainkan kuas dan cat pada tembok.

“Ini gambar satu pasang kakek nenek yang sedang pakai masker. Pesan moral kami, kalau orang seusia begini saja punya kesadaran memakai masker, kenapa kita yang lain malah acuh tak acuh,” ungkap Michael.

Baca Juga :  Anak-Anak di Nitunglea-Palue Lewati 5 Titik Longsoran Ekstrim Demi Ambil Bantuan Sembako

Rencananya, kata dia, selain lukisan tentang pentingnya mengenakan masker, seniman mural juga akan menggambar lukisan lain dengan pesan jaga jarak dan rajin cuci tangan

Dia sangat berharap lukisan-lukisan par seniman mural bisa memberi nilai tambah dari sisi edukasi, untuk mempengaruhi perilaku masyarakat agar taat pada protokoler kesehatan.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru