Enam Syarat Menuju New Normal, Sikka Belum Layak

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 1 Juni 2020 - 14:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 51 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana Lokakarya Penyusunan Rencana Operasi Penanganan Covid 19 di Kabupaten Sikka, Jumat (29/5)

Suasana Lokakarya Penyusunan Rencana Operasi Penanganan Covid 19 di Kabupaten Sikka, Jumat (29/5)

Maumere-SuaraSikka.com: Kabupaten Sikka telah menerapkan kebijakan new normal. Jika dilihat dari enam persyaratan, sebenarnya kebijakan tersebut belum layak diterapkan.

Pendapat ini terekam dalam Lokakarya Penyusunan Rencana Operasi Penanganan Covid 19 di Kabupaten Sikka, Jumat (29/5). Lokakarya yang dihadiri pegiat dan aktifis kebencanaan, berlangsung di Aula Kantor BPBD Sikka, bertepatan dengan hari pertama pelaksanaam new normal.

Direktur Wahana Tani Mandiri Wim Keupung mengkritisi kebijakan new normal di Sikka jika dibandingkan dengan syarat-syarat yang disampaikan Hana Henri P. Kluge selaku WHO Regional Direktor for Erupe.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hemat dia, kebijakan new normal model Sikka tidak sejalan dengan yang dianjurkan WHO. Apalagi, sesal dia, kebijakan tersebut diberlakukan tanpa didahului kajian dari berbagai aspek.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Hal senada disampaikan Direktur Yaspem Maumere Alex Armanjaya. Menurut dia, penerapan new normal di Sikka, tanpa ada indikator-indikator, dan jauh dari yang diharapkan WHO.

Hana Henri P. Kluge menguraikan enam syarat menuju new normal. Pertama, bukti menunjukan bahwa transmisi Covid 19 sudah terkendali. Kedua, sistem kesehatan, termasuk rumah sakit yang ada, mampu mengidentifikasi, mengisolasi, menguji, melacak kontak, dan nengkarantina kasus Covid 19.

Ketiga, risiko wabah bisa diminimalkan terutama di eaerah dengan kerentanan tinggi (orang tua, fasilitas layanan kesehatan mental, tinggal di tempat yang padat).

Keempat, adanya kepastian berjalannya prosedur pencegahan di tempat publik (jarak fisik, kebersihan tangan, etika batuk/bersin).

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Kelima, risiko terhadap kasus impor rapat dikelola. Dan keenam, masyarakat berpartisipasi dan terlibat dalam transisi menuju new normal.

Catatan media ini, dari 6 syarat itu, Kabupaten Sikka baru melaksanakan syarat yang kedua. Itu pun belum berjalan dengan baik, karena masih banyak kekurangan.

Sementara syarat yang lainnya sama sekali belum bksa dipenuhi. Di tempat publik misalnya, belum disiapkan tempat cuci tangan, belum ada pengaturan jarak untuk tidak kontak fisik antara pedagang dengan pedagang, atau antara pembeli dengan pedagang.

Munculnya program BLT, BST, BPNT, PKH dan lain-lainnya, praktis kerumunan massa tidak dapat dihindari. Apalagi ada upaya mobilisir warga dalam pola launching dan penyerahan bantuan secara simbolis.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru