Ironi Status New Normal di Pasar Alok

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2020 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 16 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di Pasar Alok, Selasa (2/6)

Suasana di Pasar Alok, Selasa (2/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Kebijakan status new normal di Kabupaten Sikka terkesan tergesa-gesa. Di Pasar Alok Maumere, Selasa (2/6), kelihatan sekali ironi dari kebijakan yang tidak populis itu.

Pantauan media ini, Pasar Alok pagi itu padat dengan pengunjung, baik pedagang maupun pembeli. Kebetulan hari itu adalah hari pasar.

Suasana transaksional di Pasar Alok, jauh dari penegakkan protokoler kesehatan. Bahkan Instruksi Bupati Sikka pun tidak bernyali di hadapan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak ada pengaturan jarak antara pedagang dan pedagang. Sebagian besar menggelar dagangan dengan jarak tidak sampai 1 meter. Praktis mereka duduk berhimpitan.

Baca Juga :  Longsor Ekstrim di Palue Akibat Gempa Bumi, Balai Jalan PUPR Kirim 3 Unit Exavator

Demikian pun jarak antara pedagang dan pembeli, tidak ada pembatasan yang jelas. Termasuk jarak dekat antara pembeli dan pembeli pun tidak bisa terhindarkan.

Masyarakat pengguna pasar tampak biasa saja, layaknya kehidupan normal sebelum virus corona mewabah.

Pantauan media ini, penakain masker sudah mulai lebih tertib. Meskiun terlihat masih ada juga yang mengenakan secara tidak sempurna.

Sementara hampir sebagian besar kios belum menyiapkan tempat cuci tangan. Pengelola Pasar Alok memang menyiapkan 8 tempat cuci tangan di sejumlah titik, namun jarang sekali yang memanfaatkan. Padahal setiap detik terjadi transaksi dagang dengan uang sebagai alat penukar.

Baca Juga :  PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Tidak kelihatan aparat keamanan dan Satpol PP yang ditugaskan mengawal new normal selama 1 bulan di Pasar Alok. Kecuali sejumlah aparat Kodim Sikka yang menjaga di pintu masuk Pasar Alok.

Suasana di Pasar Alok, bisa saja tidak jauh berbeda dengan pasar-paaar rakyat lainnya di sejumlah wilayah di Kabupaten Sikka.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru