WKRI Maumere Bagi 115 Paket Sembako dan 500 Masker

Avatar photo

- Redaksi

Selasa, 2 Juni 2020 - 14:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 83 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan solidaritas WKRI Maumere nembagi sembako dan masker  beberapa waktu lalu

Gerakan solidaritas WKRI Maumere nembagi sembako dan masker beberapa waktu lalu

Maumere-SuaraSikka.com: Komunitas Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Keuskupan Maumere membagi 115 paket sembako dan 500 masker.

Aksi ini sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di tengah pandemi virus corona yang melanda Kabupaten Sikka.

Mereka mengemasnya dalam Gerakan Solidaritas WKRI Keuskupan Maumere Bersama Melawan Covid-19, Dari Ibu Untuk Nian Tana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini kegiatan tahap pertama, di beberapa titik sasar. Nanti kami lanjutkan lagi tahap kedua,” ujar Seldy L. Utapara, penanggung jawab gerakan sosial ini, Selasa (2/6).

Seldy Utapara mengatakan sasaran tahap pertama yakni di Ranting Napung Langir, Ranting Wolomarang, Cabang Santo Yosef, Ranting Misir dan Ranting Thomas Morus.

Untuk tahap kedua, lanjut dia, akan menyasar di Ranting Habi dan Nangahure, termasuk juga calon-calon ranting yang bisa dijangkau dari pusat kota.

Baca Juga :  Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Dia mengatakan 500 masker yang dibagikan merupakan sumbangan dari Caritas Maumere. Sementara 115 paket sembako adalah murni swadaya WKRI Maumere dan sumbangan pihak ketiga, baik yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri.

Gerakan solidaritas ini, lanjut dia, mendapat dukungan dari DPD WKRI Maumere. Ketua Presidium Yoce de Rozari menunjuk Presidium 1 Seldy Utapara sebagai penanggung jawab.

Untuk mempelancar gerakan, kemudian dibentuk semacam panitia kecil yang anggota adalah para pengurus WKRI Maumere dan ranting-ranting.

Tim kecil tersebut terdiri dari Hilde Djone, Tinny da Cunha, Ully Daton, Eta Daniel, Octavin Agustin dan Floren da Silva.

Baca Juga :  Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

“WKRI Keuskupan Maumere memiliki komitmen untuk selalu berupaya membantu pemerintah dalam penanganan dampak Covid-19. Kami membantu sesuai kemampuan, memberi dari kekurangan kami,” ungkap Seldy Utapara.

WKRI merupakan organisasi kemasyarakatan yang bersifat sosial aktif dengan prinsip solidaritas dan subsidiaritas berlandaskan Ajaran Sosial Gereja.

Di Kabupaten Sikka, WKRI Maumere memiliki 2 Cabang yakni Habi dan Santo Yosef, serta memiliki beberapa ranting seperti Thomas Morus, Santo Yosef, Misir, Napung Langir, Wolomarang, Nangahure dan Habi.

Menurut informasi, gerakan sosial seperti ini juga akan dilakukan Pengurus Ranting Thomas Morus. Rencananya mereka akan membagikan sembako ke beberapa stasi di wilayah Paroki Santo Thomas Morus.*** (eny)

Berita Terkait

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo
Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu
Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong
Gempa Tektonik 4,9 SR Guncang Sikka, Tidak Ada Laporan Kerusakan
Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan
Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies
Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah
Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:25 WITA

Jaksa di Sikka Intip Kegagalan Pembangunan Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:28 WITA

Jika Ada Juknis Baru, Bupati Sikka Usulkan MBG Sasar Akun Palsu

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:30 WITA

Karolus Roger Evantino, Anak Ideologis Presiden Prabowo, Dirikan SPPG di Nangatobong

Kamis, 15 Januari 2026 - 12:48 WITA

Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar Mentok Fisik 56 Persen, Jaksa di Sikka Gagal Pendampingan

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:48 WITA

Gerakan PSN Massal Eliminir DBD dan Malaria, Vaksinasi Putuskan Rantai Rabies

Selasa, 13 Januari 2026 - 20:47 WITA

Dinkes Sikka Lalai, Rp 4,3 Miliar Gagal Salur ke Daerah

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:32 WITA

Humerus Andreas Bakal Dilantik PAW DPRD Sikka, Masih Tunggu SK Gubernur NTT

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:21 WITA

Sedih! Mega Proyek Puskesmas Tuanggeo Rp 6,4 Miliar, Fisik Hanya 59 Persen

Berita Terbaru