Menembus Terjalnya Waiblama, IDI Sikka Edukasi Covid dan Bagi 1500 Masker

Avatar photo

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2020 - 12:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 37 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan masker dari IDI Sikka kepada masyarakat Kecamatan Waiblama, Jumat(12/6)

Penyerahan masker dari IDI Sikka kepada masyarakat Kecamatan Waiblama, Jumat(12/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Konsistensi Ikatan Dokter Sikka (IDI) Sikka tidak terbantahkan. Mereka berhasil menembus Waiblama yang terjal, demi edukasi Covid-19 dan bagi-bagi 1500 masker kain.

Pergulatan pengabdian ini dilaksanakan pada Jumat (12/6). Ini merupakan kecamatan ketujuh yang didatangi para dokter dalam mengusung tema besar Masker Untuk Sikka.

Tidak main-main, 2 dokter spesialis dan 4 dokter umum hadir di wilayah pelosok Kabupaten Sikka itu. Ada dr Asri S, Sp.KFR,
dr. Frisky Ronald Tua, dr. Femiliana, Sp.PA, dan dr. Reymond Parlindungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beratnya rute darat yang harus ditempuh tidak menyurutkan api perang terhadap Covid-19 oleh dokter-dokter IDI Sikka demi menguatkan taktis pencegahan penularan corona di Kecamatan Waiblama,” ungkap Frisky Ronald Tua, selaku Ketua Panitia Masker Untuk Sikka.

Kegiatan terpusat di Aula Kantor Kecamatan Waiblama. Hadir saat itu Camat Waiblama Antonius Jabo Liwu beserta jajaran, 6 kepala desa di wilayah kecamatan, para lintas sektor, Kepala Puskesmas Tanarawa serta jajaran, serta tokoh-tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Dokter Asri mewakili Ketua IDI Cabang Sikka menyentil bahwa membagi masker adalah hal lazim karena bisa dilakukan oleh siapa saja. Namun IDI Sikka memanfaatkan kelaziman itu dengan hal yang tidak lazim.

“Melalui Masker Untuk Sikka, kami membawa edukasi terbaru, terakurat, dan terkuat demi menguatkan basis pertahanan dan pencegahan Covid-19 dengan masker sebagai perantaranya,” ungkap spesialis fisik dan rehabilitasi ini.

Edukasi yang disampaikan dalam kegiatan ini di antaranya Edukasi Menyeluruh tentang COVID-19 oleh dr. Frisky Ronald Tua, Perangi Stigma dan Rumah Karantina oleh dr. Femiliana, Sp.PA, serta Tanda Bahaya Bidang Bedah di Era Pandemi Covid oleh dr Reymond Parlindungan.

Baca Juga :  Mendagri Puji Manajemen Penanganan Gempa Bumi Tektonik di Sikka

Antusiasme dari para tokoh masyarakat sungguh luar biasa dan sangat teramat kritis.

“Kami tidak menyangka walau sulitnya akses sinyal namun masyarakat Waiblama sungguh giat menggali informasi terkait Covid-19 dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan sangat berkualitas dan kritis. Salute,” puji Dokter Femiliana.

Camat Waiblama serta jajarannya juga sangat semangat dalam memerangi penularan Covid-19. Antonius Jabo Liwu sangat berterimakasih atas kegiatan ini.

“Edukasi seperti begini yang dibutuhkan, sehingga semakin yakin dan percaya diri dalam langkah-langkah pencegahan penularan virus corona,” ungkap Camat Waiblama.

Frisky Ronald Tua mengatakan IDI Sikka berharap masyarakat Waiblama menitikberatkan untuk tetap semangat dalam memerangi virus corona dan bersiap diri menghadapi new normal di kemudian hari sesuai protokoler yang diarahkan pemerintah setempat.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru