Kena “Semprot” Pengusaha Hasil Bumi, Bupati Sikka Tarik Kebijakan Relokasi

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2020 - 11:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 33 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat Sherly Lomi

Suasana saat Sherly Lomi "menyemprot" Bupati Sikka, Kamis (18/6)

Maumere-SuaraSikka.com: Bupati Sikka Fransiskus Roberto Diogo menarik kebijakan relokasi pengusaha hasil bumi ke Pasar Wairkoja. Hal ini dilakukan setelah dia kena “semprot” dari seorang pengusaha hasil bumi.

Peristiwa ini terjadi Kamis (18/6) saat Bupati Sikka mendatangi Toko Fajar di Kewapante, sebelum melakukan kunjungan kerja ke Desa Kopong Kecamatan Kewapante. Toko ini terkenal bergerak di bidang jual beli hasil bumi.

Dari video berdurasi 2 menit 14 detik yang beredar bebas, tampak Bupati Sikka didampingi Sekretaris Dinas Pol PP dan Damkar mendatangi Toko Fajar. Dia disambut Sherly Lomi, pemilik Toko Fajar, yang saat itu sedang sibuk melaksanakan aktifitas jual beli hasil bumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sherly Lomi langsung mengawali dengan nada tinggi bahwa pihaknya menyiapkan lahan parkir kendaraan. Dengan fasilitas itu, kata dia, tidak mungkin terjadi kemacetan di ruas Jalan Trans Flores Maumere-Larantuka, persis depan tokonya.

Baca Juga :  237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

“Jadi untuk macet tidak mungkin. Biasanya kemarin-kemarin kalau ada kendaraan parkir, itu tidak lama, paling 10 menit saja sudah selesai.
Pekerja saya banyak, lahan parkir cukup, saya rasa kami bukan penyebab kemacetan,” semprot dia.

Kepada Bupati Sikka dia mengaku pihaknya melayani dengan baik semua masyarakat petani yang datang menjual hasil bumi di tempatnya.

Belum cukup dengan itu, Sherly Lomi juga menyentil kebijakan pemerintah yang terhitung Kamis (18/6) hingga 3 bulan ke depan harus pindah ke Pasar Wairkoja.

“Kalau bilang mau pindah, untuk sentralisasi, berarti BRI juga pindah, rumah sakit juga harus didirikan di Pasar Wairkoja. Supaya semuanya sentralisasi di sana,” ujarnya masih dengan nada tinggi.

Baca Juga :  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Bupati Sikka yang berkain tenun tampak tenang mendengar unek-unek salah seorang pengusaha hasil bumi yang sukses ini. Lalu dia pu menanggapinya dengan dingin.

“Jadi begini, nanti pasar (Pasar Wairkoja, Red) itu, kan kita sedang optimalisasi. Jadi nanti pembelian hasil bumi tetap di sini. Fungsi pasar tetap di Wairkoja,” jawab Bupati Sikka.

Mendengar jawaban Bupati Sikka, Sherly Lomi langsung mengucapkan terima kasih, sambil nada suaranya sudah berubah turun. Bupati Sikka pun langsung pamit menuju Desa Kopong.

Sebelumnya pemerintah daerah menetapkan kebijakan relokasi pengusaha hasil bumi ke Pasar Wairkoja. Kebijakan ini sempat mendapat protes dari 2 pengusaha hasil bumi yang hadir dalam pertemuan Selasa (16/6) bersama Penjabat Sekda Sikka Wihelmus Sirilus.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru