Negara Hadir bagi Warga Tidak Mampu melalui JKN-KIS

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 19 Juni 2020 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 20 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maria Selvina Bunga

Maria Selvina Bunga

Maumere-SuaraSikka.com: Negara hadir bagi warga tidak mampu, bukan hanya slogan semata. Program JKN-KIS merupakan bukti nyata kehadiran negara.

Semangat ini disampaikan Maria Selvina Bunga, seorang petani yang tinggal di Desa Korobhera Kecamatan Mego Kabupaten Sikka.

Perempuan berusia 39 tahun ini mengaku merasakan kehadiran negara kala harus melahirkan anaknya yang kelima.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjalani operasi dan rawat inap selama 5 hari di RSUD TC Hillers Maumere. Dalam kegamangan memikirkan biaya persalinan, Program JKN-KIS membawa berkah yang tak terkira.

Dia mengaku dari ke hari selalu memikirkan biaya persalinan. Ada semacam kekuatiran dia tidak mampu membayar seluruh biaya. Penghasilan tidak pasti, itu antara lain salah satu alasan yang membuat dia tidak tenang menghadapi proses persalinan.

Perempuan ini sudah berniat menjual harta miliknya sebagai modal biaya persalinan. Tidak ada pilihan lain, kecuali dengan cara-cara seperti itu.

Informasi tentang Program JKN-KIS membuyarkan ketakutannya. Dia semakin mantap bersiap diri menghadapi proses persalinan setelah mengetahui BPJS Kesehatan menjamin biaya persalinan karena dia terdaftar sebagai peserta JKN-KIS.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

“Kami tidak bingung lagi memikirkan biaya persalinan. Tidak perlu lagi menjual harta benda. Sebagai peserta JKN-KIS, ternyata semua biaya sudah dijamin,” ujar Selvi.

Situasi terkini seperti ini, kata dia, jauh berbeda saat kelahiran anak pertama hingga anak keempat. Dulu, sebelum ada Program JKN-KIS, dia terpaksa menjual harta, menggadaikan barang berupa emas, atau pinjam ke tetangga, demi mendapatkan biaya persalinan.

“Sekarang berbeda sekali. Cukup menunjukkan KIS, semuanya sudah ditanggung BPJS Kesehatan, termasuk obat. Luar biasa sekali. Negara benar-benar hadir bagi kami yang tidak mampu,” ungkap Selvi bersyukur pada akhir Mei lalu.

Dia mengaku tidak mengeluarkan biaya tambahan. Tidal ada beban dan kewajiban yang dikenakan kepadanya. Malah dia mengaku menerima pelayanan kesehatan yang baik, sejak dari Puskesmas Lekebai hingga RSUD TC Hillers Maumere.

Baca Juga :  Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Selvi terdaftar sebagai peserta JKN-KIS. Dia masuk dalam segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) APBN. Iuran kepesertaan ditanggung oleh pemerintah pusat.

Ini yang membuat dia bersyukur sekali dengan kehadiran negara melalui program JKN-KIS. Iuran ditanggung negara, demikian pun biaya persalinan.

Karena itu, hemat dia, program JKN-KIS merupakan bentuk nyata peran pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman dalam jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.

“Kalau berobat, tidak perlu lagi takut dengan biaya yang besar. Menjadi peserta JKN-KIS merupakan solusi sesuai prinsip program ini yakni gotong-royong. Yang sehat membantu yang sakit, yang kaya membantu yang miskin. Secara tidak sadar kita telah menjalankan ajaran dan keyakinan kita bahwa harus saling menolong antar sesama,” ujar dia.

Dia menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan selaku penyelengara program karena telah memberikan perlindungan bagi dia dan keluarga. Dia berharap program JKN-KIS tetap berkelanjutan dan terus ditingkatkan.*** (eny)

Berita Terkait

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta
SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan
Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius
Bukan Sekadar Belajar di Kelas, SMPK Yapenthom 2 Maumere Gandeng Frater Ledalero Ajak Siswa Kenali Diri dan Bertumbuh dalam Kasih
49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere
Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi
Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 10:31 WITA

Peduli Kota Maumere Indah, Bank NTT Salurkan CSR Rp 172,5 Juta

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:43 WITA

SMP Negeri 1 Maumere Cetak Prestasi, Raih Juara Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:36 WITA

Door Prize Handphone Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:59 WITA

Serunya Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere, SMPK MBC Ohe Beri Ancaman Serius

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:26 WITA

49 Tim SMP di Sikka Ramaikan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan di SMKS Yohanes XXIII Maumere

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:49 WITA

Groudbreaking Kampung Nelayan Merah Putih di Wuring, Bupati Sikka: Kita Dukung Ekosistem Ekonomi Kelautan yang Terintegrasi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:27 WITA

Pemerintah Gandeng Perbankan, Bikin Cantik Wajah Kota Maumere

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WITA

Bupati Sikka “Tampar” ASN: Jangan Lihat Pekerjaan Hanya sebagai Rutinitas Administrasi

Berita Terbaru