Luar Biasa! 21 Pelajar SMKN 1 Maumere Raih Sertifikasi dari Kementerian ESDM

Avatar photo

- Redaksi

Jumat, 1 Oktober 2021 - 17:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 462 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelajar SMKN 1 Maumere yang lulus ujii kompetensi

Para pelajar SMKN 1 Maumere yang lulus ujii kompetensi

Maumere-SuaraSikka.com: SMKN 1 Maumere mencatatkan prestasi yang luar biasa. Sebanyak 21 pelajar Kelas XIII pada sekolah itu berhasil meraih sertifikasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Sertifikasi untuk 21 pelajar Jurusan Teknik Jaringan Tenaga Listrik ini dengan kualifikasi sebagai Pelaksana Madya Pengoperasian Gardu Induk. Mereka memperoleh jabatan Operator Gardu Induk Level 2.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Torehan prestasi ini dicatat setelah mereka mengikuti uji kompetensi Bidang Transmisi Tenaga Listrik Sub Bidang Pengoperasian Gardu Induk.

Suasana pelaksanaan uji kompetensi di SMKN 1 Maumere

Uji kompetensi dilaksanakan secara virtual selama 4 hari, sejak Selasa (28/9) hingga Jumat (1/10). Tim Penguji dari Unit Pelaksana Sertifikasi PLN.

Sejatinya terdapat 25 pelajar SMKN 1 Maumere yang mengikuti uji kompetensi. Hasil keputusan Tim Asesor Uji Kompetensi Unit Pelaksana Sertifikasi PLN, menetapkan 21 pelajar dipandang berkompeten, dan 4 pelajar belum berkompeten.

Baca Juga :  Pasca Gempa 7,7 M Melanda Flores, Kegiatan HUT RI di Maumere Dibatalkan

Kepala SMKN1 Maumere Adelbertus Hasulie memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih anak-anak didiknya. Sejak awal dia sangat meyakini para pelajar yang mengikuti uji kompetensi bisa memperoleh hasil yang memuaskan.

Keyakinan tersebut, kata dia, sangat beralasan, karena ini bukan pertama kali pelajar sekolah itu mendapatkan sertifikasi keahlian dari Kementerian ESDM.

“Ini angkatan kedua. Sebelumnya, pada angkatan pertama tahun lalu, dari 18 pelajar, 17 dinyatakan kompeten. Jadi saya cukup yakin dengan kemampuan anak-anak didik di sekolah ini,” ungkap dia bangga.

Sebelum mengikuti uji kompetensi, para pelajar SMKN 1 Maumere ini dibenum selama 4,5 bulan melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pelaksanaan PKL tersebar pada 3 lokasi yakni PLN Maumere, PLN Ende, dan PLN Maulafa.

Dedi Parera, salah seorang guru pembimbing, menerangkan terdapat 31 pelajar yang mengikuti PKL. Dalam perkembangannya, hanya 25 pelajar yang memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan uji kompetensi.

Baca Juga :  Gempa Guncang Sikka, Belanja Tidak Terduga Naik Drastis

SMKN 1 Maumere dalam beberapa tahun terakhir ini melaksanakan pendidikan vokasi dengan menggandeng perusahaan-perusahaan industri.

Adelbertus Hasulie menyadari pentingnya kualitas sumber daya manusia untuk generasi penerus bangsa.

Sebagai sekolah kejuruan, kata dia, SMKN 1 Maumere bertekad melahirkan manusia-manusia yang siap kerja, cerdas dan kompetitif serta berkarakter, yang nantinya akan menjadi pelaku-pelaku pembangunan.

Dia menambahkan di zaman sekarang ini, tuntutan kualitas pasar industri semakin tinggi. Untuk memenangkan kompetisi tersebut diperlukan lulusan yang unggul, berkarakter, dan inovatif.

Untuk itulah, kata dia, SMKN 1 Maumere mengantisipasinya sejak dini di bangku sekolah. Dengan demikian, ungkap dia, lulusan dari sekolah ini mampu berkompetisi pada pasaran industri.*** (eny)

Berita Terkait

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah
Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak
Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir
Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT
BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana
Dua Korban Gempa Bumi di Palue Jalani Perawatan di Tenda Darurat RSUD TC Hillers Maumere
53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa
Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:26 WITA

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:08 WITA

Bupati Sikka Serius Pilkades Serentak Digelar Tahun Ini, Golkar dan Demokrat Tolak

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:31 WITA

Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:01 WITA

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:35 WITA

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:45 WITA

53.971 Unit Rumah di Flores Rusak Akibat Guncangan Gempa

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:27 WITA

Gelar Aksi Seribu Lilin dan Doa Bersama, OMK Paroki Wolofeo Galang Dana bagi Korban Gempa Bumi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:32 WITA

Uskup Maumere Kunjungi 92 Pasien RSUD TC Hillers Maumere yang Dirawat di Tenda Darurat

Berita Terbaru

Petugas kesehatan dari TNI memeriksa kesehatan penyintas gempa bumi yang hendak pulang ke rumah, Senin (24/8)

Bencana Alam

237 Penyintas Gempa di Gelora Samador da Cunha Maumere Pulang ke Rumah

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:26 WITA

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian sewaktu berkunjung ke Maumere, Rabu (19/8)

Bencana Alam

Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 07:01 WITA

Suasana Rapat Paripurna DPRD Sikka, Senin (24/8)

Bencana Alam

BTT di Sikka Naik Seribu Persen Lebih, DPRD Ingatkan Potensi Pidana

Senin, 24 Agu 2026 - 21:35 WITA