



Maumere-SuaraSikka.com: SMKN 1 Maumere mencatatkan prestasi yang luar biasa. Sebanyak 21 pelajar Kelas XIII pada sekolah itu berhasil meraih sertifikasi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sertifikasi untuk 21 pelajar Jurusan Teknik Jaringan Tenaga Listrik ini dengan kualifikasi sebagai Pelaksana Madya Pengoperasian Gardu Induk. Mereka memperoleh jabatan Operator Gardu Induk Level 2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Torehan prestasi ini dicatat setelah mereka mengikuti uji kompetensi Bidang Transmisi Tenaga Listrik Sub Bidang Pengoperasian Gardu Induk.

Uji kompetensi dilaksanakan secara virtual selama 4 hari, sejak Selasa (28/9) hingga Jumat (1/10). Tim Penguji dari Unit Pelaksana Sertifikasi PLN.
Sejatinya terdapat 25 pelajar SMKN 1 Maumere yang mengikuti uji kompetensi. Hasil keputusan Tim Asesor Uji Kompetensi Unit Pelaksana Sertifikasi PLN, menetapkan 21 pelajar dipandang berkompeten, dan 4 pelajar belum berkompeten.
Kepala SMKN1 Maumere Adelbertus Hasulie memberikan apresiasi atas prestasi yang diraih anak-anak didiknya. Sejak awal dia sangat meyakini para pelajar yang mengikuti uji kompetensi bisa memperoleh hasil yang memuaskan.
Keyakinan tersebut, kata dia, sangat beralasan, karena ini bukan pertama kali pelajar sekolah itu mendapatkan sertifikasi keahlian dari Kementerian ESDM.
“Ini angkatan kedua. Sebelumnya, pada angkatan pertama tahun lalu, dari 18 pelajar, 17 dinyatakan kompeten. Jadi saya cukup yakin dengan kemampuan anak-anak didik di sekolah ini,” ungkap dia bangga.
Sebelum mengikuti uji kompetensi, para pelajar SMKN 1 Maumere ini dibenum selama 4,5 bulan melalui program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Pelaksanaan PKL tersebar pada 3 lokasi yakni PLN Maumere, PLN Ende, dan PLN Maulafa.
Dedi Parera, salah seorang guru pembimbing, menerangkan terdapat 31 pelajar yang mengikuti PKL. Dalam perkembangannya, hanya 25 pelajar yang memenuhi syarat untuk melanjutkan ke tahapan uji kompetensi.
SMKN 1 Maumere dalam beberapa tahun terakhir ini melaksanakan pendidikan vokasi dengan menggandeng perusahaan-perusahaan industri.
Adelbertus Hasulie menyadari pentingnya kualitas sumber daya manusia untuk generasi penerus bangsa.
Sebagai sekolah kejuruan, kata dia, SMKN 1 Maumere bertekad melahirkan manusia-manusia yang siap kerja, cerdas dan kompetitif serta berkarakter, yang nantinya akan menjadi pelaku-pelaku pembangunan.
Dia menambahkan di zaman sekarang ini, tuntutan kualitas pasar industri semakin tinggi. Untuk memenangkan kompetisi tersebut diperlukan lulusan yang unggul, berkarakter, dan inovatif.
Untuk itulah, kata dia, SMKN 1 Maumere mengantisipasinya sejak dini di bangku sekolah. Dengan demikian, ungkap dia, lulusan dari sekolah ini mampu berkompetisi pada pasaran industri.*** (eny)















