Dugaan Pencabulan Hajjah di Sikka, Suami Korban Tidak Mau Tempuh Jalur Damai

Avatar photo

- Redaksi

Senin, 18 September 2023 - 16:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

Dibaca 156 kali
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LM bersama suami di Polres Sikka dalam rangka melaporkan kasus dugaan pencabulan terhadap dirinya oleh oknum perwira di Polres Sikka, Senin (18/9)

LM bersama suami di Polres Sikka dalam rangka melaporkan kasus dugaan pencabulan terhadap dirinya oleh oknum perwira di Polres Sikka, Senin (18/9)

Maumere-SuaraSikka.com: Kasus dugaan pencabulan terhadap seorang hajjah yang dilakukan oknum perwira Polres Sikka, kini terus berlanjut.

Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Sikka telah meminta keterangan dari LM, pelapor yang menjadi korban pada kasus ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LM kepada wartawan membeberkan kronologis yang dia alami pada saat kejadian dugaan pelecehan Kamis (14/9) di sebuah rumah istirahat oknum polisi, persis di lokasi kebun praktik Unipa Maumere di dekat Pasar Alok.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Bencana di Sikka, Bantuan Seng untuk 5.000 Rumah Belum Teralisir

Media ini sempat menanyakan sekiranya ada upaya damai atas kasus ini. LM mengaku pelaku menawarkan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Iya seperti begitu. Saya mau sih damai. Tapi saya punya suami, perasaan laki-laki kan lain. Kita perempuan mana-mana saja, kan begitu, saya punya suami tidak mau memang, bukan saya yang tidak mau, saya punya suami tidak mau, tetap proses hukum,” ungkap perempuan pedagang bawang ini.

Kasat Lantas Polres Sikka AKP Firamudin, oknum perwira yang dilaporkan kasus dugaan pencabulan, membantah keterangan korban.

Baca Juga :  Cair! Rp 200 Miliar dari Presiden untuk Penanggulangan Bencana di NTT

Soal kasus ini sudah dilaporkan korban ke Unit PPA, AKP Firamudin tidak banyak memberikan komentar.

Terkait kesiapannya mengikuti proses hukum kasus ini, baik secara pidana umum maupun sidang kode etik, AKP Firamudin menjawab diplomatis.

“Nanti tunggu Pa Kapolres saja,” ujar dia.

Kapolres Sikka AKBP Hardi Dinata dikabarkan baru siang tadi tiba di Maumere. Menurut rencana Kapolres Sikka akan memberikan keterangan pers pada Selasa (19/9) besok.*** (eny)

Berita Terkait

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka
Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal
BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit
Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi
Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban
Seng Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi Ukuran Tipis, Tidak Layak Jadi Atap Rumah
100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB
Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:56 WITA

Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan Rp 200 Juta dan 500 Paket Sembako untuk Korban Gempa di Sikka

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:37 WITA

Dana Desa di Sikka Anjlok Setengah Bagian, Pelayanan Tidak Optimal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:01 WITA

BNPB Komitmen Percepat Proses Rehab-Rekon Pascagempa Bumi Tektonik di Flores, Rumah Rusak Mencapai 77.912 Unit

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:12 WITA

Dentuman Keras, Dikira Gempa Susulan, Ternyata Gunung Lewotobi Erupsi Lagi

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:15 WITA

Belanja Modal Anjlok Rp 12 Miliar Lebih, Infrastruktur Jalan Bakal Jadi Korban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 21:20 WITA

100 Rombel pada 22 Sekolah di Sikka Harus Belajar di Tenda Darurat, SMPN 1 Maumere Pindah ke SKB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:04 WITA

Pilkades Serentak Ditunda Tahun 2027, Sikap Bupati Sikka Plin-Plan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:35 WITA

PMKRI Maumere, Timika, Mataram dan Solidaritas Pemuda-Pemudi NTB Salurkan Bantuan untuk Lansia Terdampak Gempa Flores

Berita Terbaru